GUNUNGKIDUL – Desa Genjahan, Kecamatan Ponjong dipilih sebagai lokasi sentra minapadi. Dengan luas lahan sekitar 40 hektare, Pemkab Gunungkidul menggelontorkan anggaran hingga ratusan juta rupiah.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul Agus Priyanto mengatakan program minapadi di Desa Genjahan sudah masuk dalam perencanaan. Dalam waktu dekat sudah masuk dalam lelang dan berlanjut ke pelaksanaan program.
“Kami menganggarkan program minapadi di Desa Genjahan sebesar Rp 380 juta,” kata Agus Priyanto kemarin.
Program minapadi bertujuan meningkatkan perekonomian masyarakat. Disamping panen padi, secara bersamaan petani juga bisa panen ikan sehingga mendapatkan manfaat ganda.
“Kami berharap program ini dapat berhasil sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya untuk meningkatkan perekonomian,” ujar Agus.
Camat Ponjong Susila Marwanta mengatakan program minapadi jika terealisasi dan berhasil dampaknya sangat positif bagi petani. Apalagi di wilayahnya dikenal sebagai wisata kuliner ikan.
“Meski Ponjong banyak kolam-kolam ikan, tapi warung makan yang ada masih banyak mendatangkan ikan dari luar daerah. Mudah-mudahan dengan pengembangan minapadi maka kebutuhan tersebut dapat dicukupi dari wilayah sendiri,” kata Susila.
Menurut dia, potensi Ponjong untuk sukses dalam usaha minapadi sangat besar. Desa Genjahan cocok untuk pengembangan minapadi karena ketersediaan air melimpah sehingga memenuhi kriteria usaha minapadi.
“Program minapadi sudah mulai dirintis di Genjahan sejak tahun lalu. Namun, cakupan lahan yang dimanfaatkan masih sangat kecil. Padahal proses ujicoba sudah baik,” ujar Susila. (gun/iwa/mg1)

Gunungkidul