Pohon Tumbang Timpa

Rumah dan Jaringan Listrik

GUNUNGKIDUL – Bencana angin kencang kembali menerjang sejumlah wilayah di Gunungkidul. Selain menumbangkan pohon dan merusak jaringan listrik, rumah penduduk juga terkena dampak dari peristiwa ini.
Berdasarkan data Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, angin kencang yang terjadi sejak Kamis hingga kemarin (10/2), menerjang empat kecamatan. Yakni Wonosari, Playen, Paliyan, dan Kecamatan Karangmojo.
Dalam rentang dua hari itu, beberapa pohon tumbang, sebagian menimpa rumah. Seperti dialami warga Gadungsari, Desa Wonosari. Pohon beringin setinggi 50 meter dengan diameter empat meter di bawah Jembatan Besole, tumbang dan mengganggu arus.
Angin kencang juga turut merusak jaringan listrik di wilayah Kecamatan Paliyan. Pohon tumbang menimpa kabel listrik, sehingga jaringan listrik yang menyuplai di sebagian Kecamatan Paliyan terganggu. Selain itu, angin kencang juga membuat genting rumah warga porak poranda tertimpa pohon dan terkena hempasan angin.
Sementara rumah warga yang mengalami kerusakan, di antaranya, milik Triyanto, warga Selorejo RT 04/01, Desa Sodo, Kecamatan Paliyan. Bagian atap rumah tertimpa pohon jati berdiameter 80 centi meter.
Kemudian di Kecamatan Karangmojo angin kencang menerjang pemukiman di Padukuhan Kalangan Rt 04/ 09, Desa Ngipak. Kediaman milik Suraji, 60, rusak karena terkena dampak bencana angin kencang.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul Budhi Harjo mengaku sudah menindaklanjuti semua data kerusakan akibat bencana angin kencang. Sejumlah rumah yang rusak, di antaranya, telah mendapatkan penanganan dari petugas.
“Namun pohon roboh di Sungai Besole masih dilakukan evakuasi melibatkan BPBD, TNI, Polri dan warga Desa Wonosari,” kata Budhi. (gun/laz/mg1)

Gunungkidul