GUNUNGKIDUL – Wacana pemanfaatan Pangkalan Udara (Lanud) Gading sebagai bandara komersial terus dikaji. Salah satu pertimbangan agar lanud tersebut lekas dioperasikan adalah ukuran jumlah

kunjungan wisata.
Namun Sekda Gunungkidul Drajad Ruswandono mengatakan, pemerintah belum berani pasang target kapan bandara Gading mulai beroperasi. Pemkab akan membuktikan terlebih dahulu mengenai kunjungan wisatawan. “Jika setiap tahun kunjungan wisatawa terus meningkat, pengoperasian Lanud Gading akan berjalan dengan sendirinya,” kata Drajad Ruswandono kemarin (8/2).

Menurutnya, pemerintah tentu melakukan kajian mendalam prihal bandara
perintis tersebut. Sebab, jangan sampaihanya latah dan ikut-ikutan karena Bandara Kulonprogo saat ini tengah dikebut pengerjaannya. “Sekarang kita buktikan dulu bahwa pariwisata di Gunungkidul terus
meningkat,” ujarnya.
Di sisi lain, pemkab juga terus mendorong pemerintah pusat agar wacana pemanfaatkan Lanud Gading menjadi bandara
perintis tersebut. Untuk saat ini, menurut dia, sudah siap denganlandasan pacu sepanjang 1400 meter. Jadi, sudah layak untuk
penerbangan pesawat ATR ( baling-baling, Red). “Namun demikian, penerbangan komersil diperlukan kajian lebih
mendalam, dan perizinan dari kementerian Perholakubungan. Di samping itu, perlu pembicaraan lebih lanjut dengan pihak lanud Adisutjipto,” tegasnya.
Bupati Gunungkidul, Badingah menyatakan keseriusannya terkait operasionaliasi bandara Gading. Pihaknya akan melakukan
pertemuan dengan Danlanud Adisutjipto
untuk membahas bandara perintis yang sempat dilontarkan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi beberapa waktu lalu.
“Ini (bandara perintis) khan, jelas mendukung perkembangan sector pariwisata kita,” kata Badingah.
Ketua DPRD Gunungkidul Suharno mendukung penuh langkah
pemkab dalam upaya menjadikan Lanud Gading sebagai bandara perintis.
Dia berkeyakinan, dengan dukungan dan komitmen semua pihak seperti TNI
AU, Kementrin Perhubungan, Pemprov DIJ dan Pemkab Gunungkidul maka bisa berjalan sesuai rencana. “Nanti bisa juga menggandeng pihak ketiga,” kata politisi PDIP itu.
Kata Suharno, legislatif siap membantu termasuk konsultasi dengankementrian perhubungan terkait percepatan penggunaan lanud sebagaibandara perintis. (gun/din/mg1)

Gunungkidul