RADARJOGJA.CO.ID –Dewan Pertimbangan Presiden (Watimpres) mengapresiasi upaya Pemkab Gunungkidul membangun daerah dari sektor pariwisata. Ketua Watimpres Sri Adiningsih memuji kepemimpinanBupati Badingah yang dinilai mampu menggerakkan wisata berbasis masyarakat.

“Saat ini, Gunungkidul menjadi tujuan wisata. Ada Gunung Api Purba Nglanggeran, Gua Pindul, Sri getuk, dan destinasi wisata menarik yang lain,” kata Ketua Watimpres Sri Adiningsih di sela kunjungan ke Objek Wisata Gunung Api Purba, Nglanggeran, Patuk, Jumat (3/2).

Adiningsih mengatakan, dulu wilayah ujung timur Provinsi DIJ ini menyandang stigma negatif. Yakni, sebagai daerah gersang, tandus, dan miskin. Namun, pemerintahan daerah era sekarang membuktikan mampu merubah stigma negatif tentang Bumi Handayani.

Ia melihat, pemkab melibatkan masyarakat. Kemudian, mendapat sambutan hangat dari kalangan muda yang kreatif untuk mengembangkan wilayah sebagai tujuan wisata.

“Sekarang Gunungkidyul berkembang pesat. Duluawang-awangen(gamang), karena tidak ada infrastruktur dan tidak menarik.Sekarang, kami ambil contoh di Gunung Api Purba. Jumlah kunjungan wisata mencapai rata rata sehari 1.000 orang,” katanya.

Menurutnya, wisatawan yang datang tidak hanya dari turis local. Namun juga dari turis asing. Artinya, Gunungkidul sudah menjadi tujuan wsisata internasional. Nah, potensi yang ada, ke depan bisa terus dikembangkan. “Pemerintah ada kebijakan mengembangkan wisata berbasis masyarakat,” ucapnya.

Dengan begitu, peran dari masyarakat tersebut lambat laun mampu mengurangi kemiskinan, ketimpangam, dan ke depan diharapkan semakin maju. Terlebih sekarang sudah banyak sekali corporate social responsibility (CSR) yang masuk. “Efek dominonya adalah pariwisata lain bisa ikut berkembang,” ujarnya.

Ditambakan Sri Adiningsih, ke depan masyarakat lebih kreatif lagi. Tidak mungkin hanya menjual destinasi saja. Namun harus didukung dengan paket wisata yang lain. Misalnya, paket memandikan kerbau, paket mencabut buah singkong dan lain. Semua itu, tidak terbayangkan sebelumnya.

“Geliat pariwisata juga bisa menumbuhkan semangat nasionalisme, karena bisa mempelajari suku bangsa lain, menjajal kuliner daerah lain dan itu bagus,” ucapnya.

Saat disinggung soal persoalan lama kunjung wisatawan, ia mendorong untuk membuat home stay. Pertimbangannya, keberadaan home stay cocok dengan destinasi wisata di Gunungkidul.”Bukan berarti saya tidak mendukung pendirian hotel. Namun home stay akan lebih baik,” terangnya.

Bupati Gunungkidul Badingah berharap pada masyarakat pengelola wisata menjaga kekompakan. Jika ada persoalan, hendaknya diselesaikan di internal, sehingga tidak merembet ke mana-mana.(gun/hes)

Gunungkidul