MEMELIHARA hewan peliharaan tidak hanya sebagai hobi saja. Mereka justru dapat menjadi sahabat jika benar-benar tekun merawatnya. Seperti yang dialami oleh Ayuning Mustika Ati yang bersahabat dengan puluhan kucing.Kecintaan terhadap kucing ternyata sudah ada dalam keluarga Tika, sapaan akrabnya. Terbukti di tanah kelahirannya di Temanggung, sang ayah, Saeful Islam, sangat senang memelihara kucing. Meski bukan kucing ras, namun kecintaannya terhadap hewan berbulu ini sangat mendalam. “Biasanya ada kucing datang ke rumah dan dikasih makan. Besoknya pasti kucing ini kembali lagi ke rumah dan jadi peliharaan. Bisa dibilang sebagai penampungan kucing yang tidak terawat juga. Ini karena bapak sangat suka kucing,” katanya.
Hal inipun menular kepada perempuan kelahiran Temanggung, 10 Desember 1989 ini. Di tempat kosnya daerah Karangmalang, Depok, Sleman, Tika juga memelihara kucing. Hampir sama dengan di tanah kelahirannya, kucing-kucing ini datang dengan sendirinya.Dengan telaten dirinya selalu merawat kucing yang tidak memiliki rumah ini. Meski tidak mengekang, justru membuat kucing-kucing ini betah berada di kos Tika. Dalam memelihara kucing ini, terhitung sudah ada puluhan.Hitungan ini berdasarkan kucing yang datang ke kosnya. Tak jarang juga kucing ini pergi dan tidak kembali. Uniknya semua jenis kucing adalah ras kucing lokal atau kucing kampung. Menurut Tika jenis kucing justru sangat spesial.
“Soalnya kucing jenis ini spesial dan tidak ribet saat merawatnya. Sebenarnya agak miris juga, karena semua orang lebih memilih kucing ras. Padahal kucing kampung juga patut untuk dijadikan sahabat,” katanya.Meski hanya kucing kampung tapi untuk perawatan tetap maksimal. Seperti pemberian vaksin secara rutin. Untuk masalah makanan, Tika juga memberikan yang terbaik. Dimana memberikan cat food layaknya kucing ras.Sebagai pecinta kucing, pengalaman pahit pernah dialaminya. Dimana tangannya pernah digigit dan dicakar hingga berdarah. Ini terjadi ketika dirinya berusaha memisahkan kucing yang sedang bertengkar.
Kejadian di tahun 2012 ini meninggalkan beberapa bekas luka di tangannya. Meski begitu kejadian ini tidak membuatnya jera. Bahkan kejadian ini membuatnya dapat lebih memahami sifat kucing. “Intinya jangan terlalu memperlakukan sebagai hewan peliharaan. Anggap sebagai sahabat dan perlakukan dengan sewajarnya. Bagaimanapun juga kucing adalah hewan yang tetap butuh kasih sayang,” kata alumnus Pendidikan Administrasi Perkantoran UNY ini. (dwi/ila)

For Her