RADAR JOGJA – Aktivitas abdi dalem tak hanya melulu di lingkup benteng Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Seperti yang dilakoni para abdi dalam Musikan. Tak hanya berkutat dengan musik klasik, mereka sepakat membentuk grup musik bernama Swingayogya.

Grup yang dipimpin oleh Kanjeng Pangeran Haryo (KPH) Notonegoro ini menghadirkan sisi kreatifnya. Terdiri dari ansambel tiup, gesek hingga perkusi, grup musik ini mengaransemen sejumlah tembang lawas. Kepiawaian para personelnya terbukti ketika tampil di Ngayogjazz 2021.

“Jadi grup musik ini anggotanya abdi dalem keraton dari Musikan. Dari yang muda sampai yang  sepuh ikut meramaikan,” jelas KPH Notonegoro ditemui usai pementasan di Panggung Bregas Ngayogjazz 2021, Sabtu (20/11).

Pria yang akrab disapa Kanjeng Noto ini menceritakan sejarah berdirinya Swingayogya. Berawal dari keresahan para abdi dalem Musikan. Tepatnya pasca pandemi Covid-19 masuk ke Jogjakarta.

Para abdi dalem yang juga berprofesi sebagai musisi merasa terkungkung. Tidak adanya panggung musik hingga acara-acara musik membuat rutinitas terganggu. Alhasil kreativitas dalam bermusik tak bisa tersalurkan.

“Awalnya 2 tahun lalu tengah pendemi sambat tidak ada job tak ada kerjaan. Lalu ngobrol dan sekali waktu saya diundang menyaksikan teman-teman maen (berlatih),” ceritanya.

Berawal dari kisah tersebut, menantu Sri Sultan Hamengku Buwono X ini menginisiasi lahirnya Swingayogya. Fokusnya menggarap musik dengan genre swing. Terutama lagu-lagu lawas yang diaransemen ulang bergaya khas Swingayogya.

“Akhirnya bikin band Swingngayogya khusus untuk lagu-lagu swing. Kepinginnya lagu lama dulu, tapi enggak menutup kemumngkinan coba lagu baru,” katanya.

Tak cukup dengan pementasan panggung, Swingayogya juga tengah menyiapkan album musik. Rencananya album ini akan berisikan delapan repertoar. Konsep dari album ini menyajikan lagu-lagu perjuangan jaman dulu.

“Album sebentar lagi launching, isinya lagu diawal Republik berdiri. Wujud apresiasi pahlawan kala itu terutama pahlawan musik seperti Ismail Marzuki. Intiny membangkitkan semangat perjuangan,” ujarnya. (dwi)

Entertainment