RADAR JOGJA – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mendorong agar para musisi dan seniman tetap berkarya. Adanya pandemi Covid-19 bukanlah alasan untuk berhenti bergerak. Langkah setelahnya adalah keaktifan pemerintah melalui beragam program kesenian.

Dia mencontohkan penyelenggaran Ngayogjazz 2021. Kolaborasi antara musisi, penyelenggara musik dan pemerintah menghadirkan panggung musik yang ideal. Meski dalam kondisi pandemi Covid-19, namun bisa berlangsung dengan protokol kesehatan yang ketat.

“Ngayogjazz 2021 dapat apresiasi dan membuka ruang ekspresi kepada musisi jazz untuk menampilkan karya di depan publik. Konsep live streaming dan luring, kolaborasiajak tersu bergerak meski harus menjaga diri dari penyebaran Covid-19,” jelasnya dalam sambutannya secara daring di pembukaan Ngayogjazz 2021, Sabtu (20/11).

Ngayogjazz, lanjutnya, juga menjadi momentum bangkitnya pariwisata di Indonesia khususnya Jogjakarta. Penyelenggaran konser musik setidaknya menjadi bukti pandemi Covid-19 di Jogjakarta lebih terkendali. Sehingga dapat menjadi nilai jual dalam sektor pariwisata.
Ngayogjazz juga menjadi ajang mempromosikan Indonesia di dunia internasional. Terutama atas potensi-potensi kearifan lokal yang dimiliki. Terutama dalam bidang seni dan budaya. Adanya kolaborasi dengan desa wisata dapat menjadi daya tarik bagi wisatawan internasional.

“Memberikan kepercayaan diri kepada wisatawan bahwa Indonesia sudah aman dikunjungi. Berbasis potensi keunggulan budaya lokal Jogja, menjadi dampak banyak bagi pelaku wisata. Jangka panjangnya juga sebagai branding pariwisata Wonderful Indonesia,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata DIJ Singgih Raharjo menilai Ngayogjazz dalah wujud keoptimisan dunia pariwisata di Jogjakarta. Kolaborasi antar instansi pemerintah dan warga menghadirkan konser musik yang sehat. Dalam artian terselenggara dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Tema Tetep Ngejazz Lan Waspada, menurutnya, adalah bukti aktivitas bisa berlangsung normal selama prokes terjaga. Interaksi dalam konser musik ini juga membuat roda perekonomian berputar. Terutama para tamu undangan yang datang ke Dusun Karang Tanjung, Pendowoharjo, Sleman.

“Sesuai tema  dalam rangka mengingatkan masih pandemi tetap menjaga prokes terutama masker dan jaga jarak. Kita jaga bersama dalam kehidupan masyarakat antara kesehatan dan ekonomi berjalan beriringan,” ujarnya. (dwi)

Entertainment