RADAR JOGJA – Bertajuk Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 Live in Prambanan, penyelenggaran tahun ini berlangsung istimewa. Even musik tahunan ini harus beradaptasi di tengah pandemi Covid-19. Walau mengusung konsep virtual namun pertunjukan dipentaskan langsung dari kompleks Candi Prambanan.

CEO Prambanan Jazz Festival Anas Syahrul Alimi mengakui tak mudah menghadirkan konser dalam kondisi pandemi Covid-19. Walau begitu pihaknya selalu berusaha keras. Terbukti untuk penyelanggaran ini merupakan kali kedua hadir dengan konsep virtual.

“Ini merupakan tahun kedua kami melakukan virtual di era pandemi ini. Prambanan Jazz tetap diselenggarakan bagaimanapun kondisinya, beradaptasi, melakukan kolaborasi dan saling support,” jelasnya dalam jumpa media secara virtual, Kamis (18/11).

Berlangsung selama dua hari, Jumat (19/11) dan Sabtu (20/11), Prambanan Jazz menghadirkan puluhan musisi. Sebut saja Pamungkas, Ardhito Pramono, Nadin Amizah, Nita Aartsen & Eurasian Bigband feat Tompi. Adapula Letto, Swingayogya, Yura Yunita, Manjakani, dan Tulus.

Kolaborasi juga menghadirkan seniman non musik. Anas menuturkan Prambanan Jazz kali ini juga berkolaborasi dengan seniman tari dan seniman perupa. Konsep ini untuk menghadirkan nuansa yang lebih segar dari penyelenggaran sebelumnya.

“Akan berkolaborasi dengan sosok penari kondang Didik Nini Thowok. Lalu juga Wulang Sunu, salah satu illustrator muda asal Jogjakarta sebagai pembuat artwork Prambanan Jazz 2021,” katanya.

Prambanan Jazz Virtual Festival 2021 juga menyelenggarakan program spesial bertajuk Borneo Goes to Prambanan Jazz Virtual Festival 2021. Dua kelompok musik asal Palangkaraya Kalimantan Tengah Bellacoustic dan Floo terpilih sebagai pemenang.

Keduanya mendapatkan kesempatan untuk tampil di panggung Prambanan Jazz Virtual Festival 2021. Ajang ini sendiri merupakan upaya mencari musisi-musisi terbaik dari tanah Kalimantan. Untuk kemudian tampil bersama deretan musisi-musisi tanah air di Prambanan Jazz Virtual Festival 2021.

“Kegiatan ini diharapkan akan menjadi ajang kesempatan bagi musisi yang berdomisili di Kalimantan untuk menunjukkan karya mereka kepada khalayak luas pecinta musik tanah air. Dimulai dari Kalimantan, selanjutnya Prambanan Jazz Festival akan mencari musisi-musisi potensial dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Untuk menyaksikan konser secara virtual, penonton dapat melalui iKonser Channel 459 SD|949 HD di UseeTV. Dapat pula melalui aplikasi UseeTV GO dan iKonser Apps.

“Nanti konsernya live tapping dari Candi Prambanan. Rundown yang ada akan disesuaikan dengan jam penayangan sehingga perhelatan ini disajikan seperti benar-benar live,” katanya. (co1/dwi)

Entertainment