RADAR JOGJA – Yayasan Pendidikan Dwituna Rawinala siap menggelar konser amal bertajuk Gendong-Gandeng dari Jogja untuk Indonesia. Konser yang melibatkan musisi lintas genre ini berlangsung pada 9 dan 10 November 2021. Diusung dengan konsep konser amal.

Direktur Program Risang Yuwono menjelaskan detil kegiatan. Konser didedikasikan terhadap dorongan percepatan dan pengembangan pendidikan. Khususnya kepada penyandang disabilitas ganda yang tergabung dalam jaringan Rawinala foundation.

“Tak terkecuali perekonomian kreatif dan seni budaya yang sangat terdampak sejak adanya pandemi,” katanya disela audensi bersama GKR Hemas di Keraton Kilen belum lama ini.

Segenap musisi Jogjakarta turut berpartisipasi dan meramaikan acara tersebut. Sebut saja Shaggydog, Ndarboy Genk, Langit Sore, The Produk Gagal, Kukuh Prasetya Kudamai, Korekayu, Dagelan Mataraman, Slametman, Hasoe Angels dan Annisa Hertami.

“Para musisi tersebut akan mengisi acara yang kurang lebih akan diadakan dalam kurun waktu dua hari,” katanya

Untuk itu, Risang mengajak masyarakat untuk menonton konser amal ini sekaligus turut berdonasi. Penggalangan dana dibuka hingga 10 Desember 2021. Dapat dilakukan secara online melalui situs https://www.bantoo.id/campaigns/rawinala-gendong-gandeng.

Hasil penggalangan dana tersebut nantinya akan dialokasikan pada pemajuan pendidikan disabilitas ganda. Program ini telah dimulai dari Jakarta, Dolog dan Sumatera Utara. Targetnya bisa terselenggara di wilayah-wilayah lainnya.

“Semoga juga merambah di daerah kritis lainnya seperti berbagai ibukota daerah di Indonesia dan juga Jogjakarta,” harapnya.

Permaisuri Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Hemas mengapresiasi upaya penyelenggaraan konser amal tersebut. Anggota DPD RI ini mengatakan Gendong Gandeng merupakan wujud kepedulian seniman terhadap masalah-masalah sosial kemanusiaan khususnya penyandang disabilitas ganda.

Rencananya GKR Hemas akan dijadwalkan hadir sebagai pembicara pada sesi inspirational talk. Tak sendiri tapi bersama aktivis dunia disabilitas sekaligus Ketua umum Yayasan Rawinala Ibu Endang Hoyandara.

“Semoga apa yang dilakukan para seniman ini jadi amal ibadah sekaligus awal kebangkitan seniman Jogja ditengah situasi pandemi Covid-19,” kata Hemas disela audensi bersama seniman di Keraton Kilen.

Gendong Gandeng dapat disaksikan secara live streaming melalui kanal youtube para musisi jogja dan YouTube Radar Jogja Channel. (sce/naf)

Entertainment