RADAR JOGJA – Menjaga eksistensi sebuah brand clothing bukan perkara mudah. Inilah yang menjadi cerita perjalanan brand apparel Starcross. Menandai perjalanan ke-17 tahun, sebuah tema Youth Has No End dipilih. Wujud konsistensi dalam menggaet anak muda menjadi target pasarnya.

“Kita enggak pernah nyangka kalau masih bertahan di industri ini selama 17 tahun, dimulai dengan hobi serta senang dengan lingkungan seperti main musik, kreatifitas anak muda. Kami terus menjalankannya sampai dengan membuat brand clothing dengan nama Starcross,” jelas pemilik Starcross, Wiempy Adhari, Kamis (28/10).

Wiempy menjelaskan dukungan kepada anak muda sudah menjadi komitmen brand merk miliknya. Saat ini bahkan menjadi kewajiban Starcross untuk terus mendukung gerakan komunitas anak muda yang positif. Salah satunya komunitas anak skateboard, musik, longboard, seni instalasi, seni lukis hingga produk grafis.

Upaya merangkul generasi muda terus berlanjut. Bagi Starcross, komunitas memiliki kontribusi besar. Tentunya dalam eksistensinya Starcross sampai dengan usia 17 tahun ini.

“Target pasar kami sebesar 78 persen berasal dari usia 15 sampai dengan 25 tahun. Oleh karena itu komitmen kami adalah mendukung komunitas-komunitas anak muda seperti tema kami “Youth Has No End”, yang berarti memiliki jiwa muda, mempunyai kreatifitas tanpa batas, menjadi lebih baik,” katanya.

Dalam merayakan bertambahnya usia ke-17, Starcross menyelenggarakan serangkaian acara. Dimulai pada September hingga awal Desember. Serangkaian acara tersebut seperti Custom Identity, Do It Your Wild, Wild Creativity, Wild Remix, Fun Games, Product Collaboration, Online Documentary, Closing Party.

Terdapat juga kegiatan sosial. Karya dari kontestan, lanjutnya, akan dilelang. Untuk kemudian disumbangkan seperti Live Painting dan Exibition.

“Kami juga menggandeng brand clothing lainnya untuk berkolaborasi menciptakan produk terbaru. Seperti Slackers, Thanksinsomnia Tangerang, Familias Jogja, Crooz ID Jakarta, Capslock LTD Bandung, Inspired27 Malang, Saint Barkley Bandung, Maternal Disaster Jakarta, dan Slashrock Bali,” ujarnya. (om6/dwi)

Entertainment