RADAR JOGJA – Dalam perhelatan Festival Kebudayaan Yogyakarta (FKY), Pemkot Jogja menampilkan pameran perupa bertema “Gangsar”. Perhelatan ini diadakan mulai 1 hingga 3 Oktober lalu di Jogja National Museum.

Pameran ini diikuti oleh 75 orang perupa dengan hasil karya terdiri dari 25 karya lukis, 25 karya kriya dan 25 karya desain komunikasi visual. Sekretaris Daerah Pemerintah Kota Jogjakarta  Aman Yuriadijaya menyampaikan, pihaknya memberikan apresiasi terhadap terselenggaranya pameran bagi perupa di event FKY ini.

“Pameran ini merupakan sarana untuk memperkuat pembangunan ekosistem budaya di Kota Jogja dan semoga melalui kegiatan ini semangat konstestasi dalam pameran ini terwujud nyata dan menghasilkan seniman-seniman yang berkualitas,” jelasnya, Sabtu (2/10).

Terpisah, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Jogja Yetti Martanti menyatakan apresiasinya terhadap penyelenggaraan kegiatan Pameran Seni Rupa ini. “Melalui kegiatan ini, diharapkan mampu memberikan ruang ekpresi bagi para perupa Kota Jogja serta sebagai wadah untuk mempromosikan hasil karya mereka kepada publik,” katanya.

Sementara itu,  Kurator Suwarno Wisetrotomo menyatakan pameran perupa ini dapat memberi ruang pada seniman-seniman yang sedang tumbuh untuk mengekspresikan idenya. “Ibarat sebuah tangga. Menjadi anak tangga pertama untuk melangkah ke anak tangga selanjutnya misal ke jenjang pameran budaya tingkat nasional,” katanya.

Pelukis Yuswantoro Adi menyatakan pameran  “Gangsar” ini merupakan bentuk dukungan dan fasilitasi Dinas Kebudayaan Kota Jogja terhadap para seniman yang muda dan produktif untuk menjaga produktivitasnya agar tetap berkarya di era pandemi. Melalui pameran ini akan memacu semangat para seniman supaya tetap produktif meski masih dalam suasana pandemi. (om6/sky)

Entertainment