RADAR JOGJA- Yogyakarta Gamelan Festival (YGF) ke-26 ditutup dengan penampilan kolaborasi gamelan robot dengan Saron Groove dan Youngster Gamelan16 Yogyakarta, Minggu (26/9). Ada dua komposisi yang dibawakan kolaborasi gamelan robot dengan Youngster Gamelan Bindri dan Kangen.

Pengembangan gamelan robot oleh Arutala dilakukan dalam workshop internal yang menjadi rangkaian kegiatan YGF. Hasil dari workshop tersebut ditampilkan dalam konser penutupan YGF.

Arutala menciptakan sebuah apliksi gamelan yang dimainkan secara virtual menggunakan kacamata virtual reality (VR) oculus. “Kami berkolaborasi membawa teknologi yang menghadirkan pengalaman berbeda memainkan gamelan,” ujar Chief Product Officer Arutala Ambar Setyawan.

Ambar menambahkan, Ini adalah pertama kalinya Arutala berkolaberasi dengan komunitas seni. “Tantangan tersendiri dalam mengembangkan aplikasi ini adalah menyamakan bunyi gamelan yang asli dan virtual,”kata Chief Product Officer Arutala Ambar Setyawan.

Selama empat hari penyelenggaraan YGF ke-26, ribuan penonton menyaksikan perhelatan ini secara daring, tidak hanya berasal dari berbagai daerah di tanah air tetapi juga ada dari berbagai negara.

Sementara itu, sehari sebelum pentupan YGF menyelenggarakan Rembug budaya yang mengangkat tema Gamelan Hari Ini : Tantangan dan Perkembangan. Acara yang digelar secara bauran (hybrid) tersebut menghadirkan Kepala Dinas Kebudayaan DIJ, Kepala Balai Pelestarian Nilai Budaya (BPNB) DIJ, pegiat seni karawitan, pegiat seni tari, dan abdi dalem. (om4/sky)

Entertainment