RADAR JOGJA – Lomba fotografi bertajuk Kontemplasi Birding yang diikuti  23 perserta dengan objek burung dikemas santai oleh komika Anang Batas bareng  Rapper Marzuki Mohmmad Kill The DJ sukses diselenggarakan Sabtu (25/9) di daerah Jatimulyo, Kulonprogo.

KEMAS: Lomba fotografi bertajuk Kontemplasi Birding yang diikuti 23 perserta dengan objek burung yang dikemas santai oleh Komika Anang Batas bersama Rapper Marzuki Mohmmad Kill di daerah Jatimulyo, Kulonprogo. (NANANG FEBRIYANTO/RADAR JOGJA)

Selaku Inisiator acara Anang Batas mengaku, awal tercetusnya ide bermula dari menyikapi dampak pandemi Covid-19. Berbagai aktivitas dibatasi, baik sosial atau individu. Banyak agenda acara dibatalkan, kegiatan juga banyak berkurang karena adanya PPKM seJawa-Bali.

“Oleh karena itu, butuh satu aktivitas untuk merelaksasikan semua. Ada kejenuhan selama Pandemi, sehingga butuh refreshing,” ujar Anang Batas.

Lebih lanjut, Komika dengan gaya khas plesetannya itu mengungkapkan konsep yang diusung sebetulnya motret bareng. “Namun tetap menerapkan protokol kesehatan. Diantaranya dengan membatasi peserta, memberi jarak antar peserta dalam berburu (hunting gambar),” ungkap Anang Batas.

Pemilik nama asli Anang Dwi Yatmoko itu juga mengatakan, selain sebagai sarana menyalurkan hobi motret, seluruh peserta diajak untuk menyatu dengan alam. Meditatif, tenang, konsentrasi, fokus pada satu tujuan.

“Sebab didalamnya lebih pada melatih kesabaran, dan ketenangan. Melatih Indra pendengaran, penciuman, penglihatan, bahkan mengolah rasa. Nha disitu seninya,” kata Anang saat dihubungi Radar Jogja.

Disatu sisi, Anang meyakini dengan metode meditatif terdapat satu energi yang bisa diserap dari alam untuk tubuh, sehingga menjadi nyaman dan damai. Selain itu, kegiatan ini juga mengajak peserta untuk lebih mencintai alam tanpa merusak habitatnya.

“Silahkan menikmati keindahan alamnya. Monggo menembak (motret lho) burung tanpa harus merusak lingkungan beserta habitanya,” cetusnya.

Pria yang juga Stand up komika ini menyebut sukses acara berkat dukungan dari berbagai pihak diantaranya Marjuki Mohammad Kill The DJ dan Gudang Digital.

Anang menambahkan, segala perlengkapan baik kamera ataupun lensa disupport seluruhnya oleh pihak Gudang Digital. Sehingga tidak ada masalah bagi para peserta terkait perlengkapan.

“Semoga kedepannya bisa diadakan lagi. sebab disitu ada guyup rukunnya, walaupun sebenarnya motret disini lebih pada sama-sama belajar,” jelas pria yang mengawali hobi motret sejak 4 bulan lalu itu.

Selanjutnya, hasil foto akan diunggah di Instagram selama 3 hari mulai Minggu (26/9) hingga Selasa (28/9). Nantinya dari 23 peserta akan diambil 3 pemenang ditambah 2 favorit versi like terbanyak di Instagram. (naf/sky)

Entertainment