RADAR JOGJA – Dinas Kebudayaan (Disbud) atau Kundha Kabudayan DIJ akhir bulan September hingga awal  Oktober akan menghelat dua acara sekaligus. Diantaranya Festival Budaya Kotagede (FBK) dan Sosialisasi Sadar Lestari (Sosdarles). Keduanya merupakan sebentuk upaya melestarikan keragaman budaya yang ada di Jogjakarta.

FBK akan dilaksanakan mulai 23-27 September 2021. Tema yang diangkat dalam FBK tahun 2021 ini adalah “Jogja Gumregah”. Tema “Kotagede Gumregah” sendiri hakikatnya adalah gerakan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat Jogjakarta khususnya Kotagede untuk bangkit kembali bersama-sama setelah pandemi.

Kepala Dinas Kebudayaan DIJ, Dian Lakhsmi Pratiwi menjelaskan, Festival ini diadakan sebagai wadah untuk pengembangan seni budaya, peningkatan ekonomi masyarakat setempat, dan peningkatan pariwisata yang ada di daerah Kotagede. Acara ini diselenggarakan sebagai sarana untuk peningkatan dan pengembangan seluruh potensi seni dan budaya yang ada di kawasan Kotagede.

“Harapannya mereka bisa mengenal cagar budaya yang dimiliki sedini mungkin, sehingga nanti bisa merawat dan menjaganya,” jelas Dian Lakhsmi Pratiwi saat memberikan keterangan persnya di Pendopo Dinas Kebudayaan DIJ Kamis (16/9).

Dian menambahkan, beragam kegiatan mulai dari webinar, workshop, sampai lomba mengisi rangkaian acara ini. Masyarakat dapat menyaksikan berbagai rangkaian acara tersebut secara daring melalui kanal youtube Taste of Jogja mulai pukul 13.00-16.30 WIB.

Sedangkan Sosdarles memberikan sosialisasi, edukasi,  peningkatan pengetahuan secara luas kepada masyarakat berkaitan dengan Warisan Budaya dan Cagar Budaya DIJ. Serangkaian kegiatan tersebut akan dilaksanakan mulai 20 September – 14 Oktober 2021.

Kali ini tema yang diangkat yakni Poros Mataram yang masing-masing mempunyai peran dalam perjalanan sejarah Kerajaan Mataram Islam.

Di antaranya Kotagede, Pleret, dan Imogiri. Kota Gede sebagai awal berdirinya kerajaan, Kerta; Pleret sebagai titik puncak kejayaan kerajaan, dan Imogiri sebagai tempat peristirahatan para raja.

“Pelaksanaan kegiatan Penyelengaraan Sosialisasi Sadar Lestari akan berupa pembuatan iklan layanan masyarakat, podcast, webinar, dan lomba pembuatan video pendek di kanal media sosial,”ujar Kepala Dinas Kebudayaan DIJ, Dian Lakhsmi Pratiwi. (obi/asa/sky)

Entertainment