RADAR JOGJA – Sejak awal Juni hingga akhir Oktober 2020, The King of Plesetan Kelik Pelipur Lara, tampak sedang berbunga-bunga hatinya. Lantaran karya bukunya yang bertajuk Speakgerrman Stop Stress tersebut ternyata laris manis di pasaran. Bahkan laku hingga 5.000 buku. Angka yang tergolong tak sedikit tentunya, di saat masih diselimuti pandemi Covid-19, ternyata minat baca orang justru meningkat tajam.

Menurut Kelik, di tengah PCovid-19 seperti saat ini tak boleh Panik dan Deg-degan, karena bisa mengurangi imunitas.  Pentolan Komunitas Elbeha (Lembaga Bantuan Humor) ini mengaku harus ekstra keras jualan sendiri via WhatsApp.

”Awalnya hanya menargetkan 1.000 buku. Saya mengucapkan terima kasih kepada para kutu buku yang sekaligus jadi tuku buku,” ujarnya.

Sekarang ini Kelik sudah mulai terlihat ancang-ancang untuk meyiapkan buku Speakgerrman #2 terbit. ”Semua sudah ready tinggal nunggu moment paling tepat, kapan saatnya dilempar ke pasaran. Yang jelas untuk size atawa ukuran bukunya lebih besar dikit dari yang pertama. Begitu pula dengan halamannya, sudah pasti juga lebih banyak. Apalagi ditambah dengan isi tulisannya yang lebih kritis dan lebih nakal serta berani,” jelas Kelik, Senin (23/11).

Dia menjelaskan sedikit tentang isi tulisan dalam buku Speakgerrman #2 ini. Dia menggunakan Terminologi Jawa, yakni Guyon Parikeno, di mana buku Speakgerrman #2 isinya sarat akan makna, adalah mencubit tanpa terasa sakit, akan tetapi imbasnya bisa membekas sepanjang masa.

”Dalam buku Speakgerrman #2 kali ini, saya hanya berupaya mencoba membidik sebuah potret telanjang yang terjadi di Republik ini, di tengah Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih menyelimuti,” jelas suami dari Endah Saraswati. (ila)

Entertainment