RADAR JOGJA – Datang dari Jogjakarta dan terbentuk pada 2019, Grass n’ Hopper merilis single terbaru mereka, “Laras”. Band dengan genre soft-grunge dengan balutan pop-punk serta agresifitas post-hardcore ini merilis lagu mereka pada September 2020 lalu.

Band ini digawangi oleh Andryawan Restu Saputra (Vokal), Anselmus Bagas ‘Bugis’ Putra Kumara (Gitar), Arfian ‘Yayan’ Ahmad Rafi’I (Bass), serta Alm. Jodi Ryan Firdaus (Drum). ”Laras rilis setelah lagu “Aversion” kami luncurkan pada Maret silam. Rencananya, kedua lagu tersebut masuk dalam EP ”Mood: Pure” yang masih dalam proses penggarapan,” jelas Bugis, sapaan gitaris Grass n’ Hopper, Kamis (8/10).

Bugis mengungkapkan, band ini berawal dari keinginan dia dan Alm Jodi Ryan untuk menyalurkan hobi bermusik mereka di tengah masa-masa kuliah. Kebetulan semua personel Grass n’ Hopper ini sama-sama berasal dari jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UNY.

”Akhirnya mengajak Restu dan Yayan untuk masuk ke Grass n’ Hopper di posisi vocal dan bass, dan terbentuklah Grass n’ Hopper. Jadi langsung menancapkan gas dalam membuat materi lagu dan mengikuti event dan gigs yang ada di kampus FBS UNY serta komunitas musik di Jogjakarta lainnya,” tuturnya.

Restu menambahkan, untuk lagu sendiri digarap di Southstar Records, sebuah studio rekaman yang berada di daerah Panjatan, Kulonprogo. ”Kami berkolaborasi dengan Angger Putra Yudiarta (vokalis Holiday with Masha) sebagai audio engineer dan melakukan mixing-mastering pada lagu tersebut,” ungkap Restu.

Sementara untuk, lagu “Laras” liriknya ditulis oleh Larasati ‘Yayas’ Bunga, manager Grass n’ Hopper. Restu mengungkapkan, “Laras” berbeda dengan single pertama mereka. Sebab lagus kedua ini memiliki pendekatan musik yang lebih tenang dan catchy, serta memiliki lirik berbahasa Indonesia.

”Menyampurkan unsur pop-punk modern yang ceria dan enak didengar. Namun etap pada pendirian mereka melalui lirik dan melodi gitar yang masih dekat dengan ciri khas dari music soft-grunge,” jelas Restu.

Yayan menambahkan, “Laras” menceritakan bagaimana seseorang menghadapi rasa suka terhadap seseorang di mana mereka hanya bisa menunggu rasa suka tersebut hilang saat usaha dalam mendapatkan seseorang yang disukainya mengalami kegagalan. ”Isi cerita dalam lagu tersebut sangat dekat dengan problema kisah cinta anak muda zaman sekarang,” tuturnya.

Rencananya, Grass n’ Hopper akan menyelesaikan EP ”Mood:Pure” dan merilisnya dalam bentuk fisik pada awal 2021. ”Harapannya Covid-19 sudah selesai. Jadi bisa manggung lagi. Harapanna Grass n’ Hopper dapat menghubungkan antara dunia musik kampus FBS dengan berbagai komunitas di skena musik Jogja,” tuturnya. (ila)

Entertainment