RADAR JOGJA – Sleman City Hall (SCH) sukses menggelar drive in concert untuk pertama kalinya di Jogjakarta. Kali ini, SCH bekerja sama dengan Mahkota Enterprise, MadFlash serta Puma Production menggelar konser bertajuk Jogja Drive in Concert selama dua hari, Sabtu (19/9) dan Minggu (20/9).

Bertempat di area Parkir Sleman City Hall, Drive in Concert menghadirkan dua band papan atas Kotak dan Jikustik.

Public Relation SCH Tika Sari mengungkapkan, Jogja Drive In Concert merupakan pertunjukkan musik dengan konsep yang unik pertama di Jogjakarta.

“Konser kali ini menggunakan sistem drive in. Penonton tetap stay di dalam mobil untuk menikmati konser musik yang disajikan,” katanya.

Tika menjelaskan, konsep drive in merupakan terobosan baru yang dilakukan disektor hiburan. Konsep ini hadir menjawab dorongan dari pemerintah untuk kembali menghidupkan geliat industri event dan pariwisata.

“Tentu saja kegiatan melibatkan para pekerja seni dan event di Kota Gudeg yang selama 6 bulan terakhir vakum karena adanya Pandemi Covid-19 dan diberlakukannya Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM),” jelasnya.

Selama konser berlangsung Tika menambahkan, pihaknya menerapkan protokol kesehatan ketat. Setiap mobil yang berada di area konser dibatasi maksimal 150 mobil dengan tetap menjalankan physical distancing antar mobil.

“Setiap mobil disemprot menggunakan cairan desinfektan, cek suhu tubuh dan wajib menggunakan masker,” ungkapnya.

Pengunjung yang tidak menggunakan masker dan bersuhu badan lebih dari 37,3°C tidak diperbolehkan masuk ke area konser.

Hari pertama drive in concert Sabtu (19/1) pecah bersamaan dengan penampilan Kotak. Riuh suara klakson ratusan mobil melengkapi merihanya Jogja Drive in Concert selama dua hari. Sebanyak 10 lagu kotak dihari pertama Jogja Drive in Concert dibawakan Tantri, Chua, dan Cella.

Vokalis Kotak Tantri mengungkapkan pengalaman pertamanya mengikuti konser drive in. Selain itu, konser tersebut merupakan konser pertama Kotak di tengah pandemi Covid-19.

“Ini keren, diluar ekspektasi banget. Terima kasih Jogja,” ucap Tantri menyapa penonton dari atas panggung.

Dihari kedua, giliran penampilan Jikustik. Seribu Tahun Lamanya membuka penampilan Jikustik Minggu malam (20/9). Sepuluh lagu dibawakan grup band asal Jogja tersebut.

Beberapa kali Vokalis Jikustik Brian Prasetyoadi meminta penonton menyalakan lampu kota supaya suasana konser menjadi lebih romantis ketika lagu berjudul Puisi dinyanyikan. Dirinya juga tak segan turun panggung menyapa dan bernyanyi bersama penonton.

Sementara itu, Direktur Utama PT Garuda Mitra Sejati Soekeno yang hadir selama dua hari konser drive in merasa puas dengan gelaran acara tersebut.

Namun demikian, Soekeno mendorong para pekerja kreatif diindustri event atau pariwisata di Jogjakarta dan sekitarnya khususnya di Sleman tetap bersemangat dalam mengahadapi pandemi Covid-19 yang sedang melanda ini.

“Saya mendorong untuk tetap semangat mencari terobosan-terobosan baru khususnya industry kreatif. Seperti salah satu contohnya konser drive in ini,” katanya saat ditemui disela acara.

Soekeno berharap keadaan segera normal kembali. Aktivitas ekonomi dimasyarakat juga kembali berputar. “Konser drive in hanya alternative untuk mengobati kerinduan akan hiburan selama masa Pandemi Covid-19,” tegasnya. (naf/ila)

Entertainment