RADAR JOGJA – The King of Plesetan Kelik Pelipur Lara akhirnya merilis buku terbarunya berjudul Stop Stress.

Sesuai janjinya, komedian bernama asli Raden Keliek Sumaryoto ini melaunching satu paket komplit karya generasi tiga jaman. Bersama istrinya Endah Saraswati dan putrinya Kenes Pelipur Lara di Hall Hotel Santika Premier Jogjakarta Jumat malam (24/7).

Kelik menjelaskan, karya tiga zaman berupa buku plesetan Speakgerrman mengubah stress menjadi fresh, album musik Pelakor Cantik, dan single hits berbahasa Inggris Haved to Move On.

Pentolan Elbeha (Lembaga Bantuan Humor) itu mengungkapkan, ide tersebut muncul ditengah pandemi Covid-19. Dia mengajak masyarakat untuk bersama melawan virus Korona dengan humor.

Menurutnya, bagi orang awam wabah ini tidak bisa dihumorkan, karena dianggap sebagai wabah serius yang mendunia. Kelik justru melihat momen pandemi ini sebenarnya menyimpan banyak kisah yang harus dituangkan.

“Yang jelas lewat buku plesetan ini, saya mencoba klik membidik peristiwa di tengah pandemi Covid-19 menjadi obat humor agar masyarakat fresh tidak stress,” katanya.

Dalam tulisannya Kelik menawarkan menu canda sebuah catatan pandemik alias plesetan dan dagelan mikir. Tentunya disajikan lugas. “Sentilan dan cubitan khas tetap menjadi menu andalan dalam buku ini,” ujarnya.

Kelik mengungkapkan, buku yang ditulis beserta karya album yang diciptakan istrinya memiliki keterkaitan konsep seputar Covid-19. Yakni berisi imbauan kepada masyarakat untuk waspada dan senantiasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 sesuai anjuran dari Pemerintah.

Lebih lanjut, Kelik mengaku proses penggarapannya dimulai H-7 sebelum puasa lalu. Kemudian dicetak H+3 Idul Fitri. Bulan Juni lalu, buku yang ditulisnya sudah sold out sebanyak 1000 buah.

“Bulan Juli ini sudah masuk cetakan kedua. Belom saya promokan sudah laris manis melalui WhatsApp pribadi saya,” katanya.

Melalui buku yang ditulisnya Kelik berpesan di tengah pandemi Covid-19 ini masyaraakat harus tetap bergerak, tidak boleh malas. “Dalam keadaan apapun harus tetap semangat,” tutupnya.

Sementara itu, The Queen of Campursari Endah Saraswati mengatakan All Boom (Album, red) Pelakor Cantik merupakan singkatan plesetan dari Penyanyi Lagu-Lagu Korona Campursari Tiktok.

Tidak ada kendala dalam proses pembuatan album tersebut. Endah hanya membutuhkan waktu satu minggu dalam menciptakan lima judul lagu itu. Lagu-lagu hits tersebut diantaranya Ojo Ngeyel, Now (Ning Omah Wae) #stayathome, Ora Salaman Tetep Seduluran, Ojo Kesusu Metu, Kudu Move On.

Selain itu, penyayi bernama asli Endah Dwi Widyawati ini mengatakan tidak membatasi putrinya berkesenian khusunya dalam hal seni tarik suara.

Di Album Pelakor Cantik, Kenes mentranslate sendiri lagu berjudul Kudu Move On ke dalam Bahasa Inggris. “lirik dan nadanya sama perbedaannya hanya pada bahasanya saja,” ungkapnya. (naf/ila)

Entertainment