Menandai dibukanya ajang AYDA Awards 2023/2024, Nippon Paint menyelenggarakan talkshow sesuai dengan tema kompetisi yaitu Converge: Championing Purposeful Designs. Berlangsung di Ruang K1, Universitas Gadjah Mada Jogjakarta.
Kota yang dikenal sebagai Kota Pelajar ini menjadi kota pertama dimulainya rangkaian Roadshow AYDA Awards 2023. Turut hadir sebagai pembicara dalam kesempatan ini Kepala Depot Jogjakarta Nippon Paint Indonesia Andri Restanto, Principal Architect W Office dan selaku Dewan Juri Joe Willendra, Ketua Lab. Studio Arsitektur UGM Labdo Pranowo, dan Gold Winner Kategori Arsitektur AYDA Indonesia Awards 2022/2023 Salsabila Novitasari.
“Nippon Paint Indonesia sangat mengapresiasi dan berterimakasih atas respon positif dari pihak kampus, dalam hal ini Universitas Gadjah Mada, khususnya Program Studi Arsitektur yang dengan tangan terbuka berkenan menerima kegiatan Roadshow AYDA Awards 2023,” jelas Kepala Depot Jogjakarta Nippon Paint Indonesia Andri Restanto.
Lebih lanjut Andri memaparkan bahwa Nippon Paint membuka peluang sebesar-besarnya bagi para calon arsitek dan desain interior. Terutama untuk mengembangkan diri melalui kompetisi AYDA Awards.
Para peserta ditantang untuk membuat desain yang lebih mendalam mengenai pengembangan masyarakat yang belum teratasi masalahnya. Tujuan akhir dari karya ini adalah untuk membangun harapan bagi masyarakat yang membutuhkan solusi dan membantu perkembangan masyarakat melalui desain.
“Kami menyambut positif dengan diselenggarakannya kompetisi seperti AYDA Awards yang digagas oleh Nippon Paint. Terutama karena dapat memberikan dampak positif dalam pengembangan minat dan kemampuan para mahasiswa sehingga menjadi tantangan tersendiri sejauhmana mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang selama ini telah mereka serap di perkuliahan” kata Ketua Lab. Studio Arsitektur UGM Labdo Pranowo
Sementara itu, salah satu Dewan Juri AYDA Awards Joe Willendra menuturkan dalam kompetisi ini, para juri akan bekerja keras. Untuk menggali dan mengembangkan value yang dimiliki peserta. Baik dari sisi karya maupun skill.
"Hal ini tentunya penting dilakukan, karena kelak para peserta akan mewakili Indonesia di ajang AYDA Awards International,” ujarnya.
Turut hadir dalam acara ini yaitu Salsabila Novitasari selaku Gold Winner Kategori Arsitektur AYDA Indonesia Awards 2022/23 dengan karya Re-Stack!. Salsabila berbagi pengalamannya saat mengikuti AYDA Awards tahun lalu hingga berhasil menyabet juara dengan karya desainnya.
“Sejak awal saya sangat antusias untuk mengikuti kompetisi AYDA ini, karena saya yakin kompetisi ini dapat memberikan dampak yang sangat positif terhadap perkembangan karir saya ke depannya dan juga dapat memberikan kontribusi bagi masyarakat Indonesia," katanya.
Untuk mengikuti kompetisi para peserta dapat mengirimkan rancangan desain. Tentu saja yang terbagi dalam dua kategori yaitu ARSITEKTUR dan DESAIN INTERIOR.
Dari sisi Arsitektur, benang merahnya adalah bagaimana desain yang dibuat dapat menjadi solusi atas isu dunia. Sekaligus dapat membangun harapan dan membantu perkembangan masyarakat yang membutuhkan. Serta bagaimana cara mewujudkan desain tersebut khususnya di wilayah yang sudah padat seperti saat ini.
Lalu dari sisi Desain Interior yaitu bagaimana memperdalam interaktivitas desain dan bagaimana desain yang dibuat dapat menjadi solusi atas isu dunia, sekaligus dapat membangun harapan serta membantu masyarakat yang membutuhkan. Serta bagaimana cara mewujudkan desain tersebut khususnya di wilayah perkotaan yang padat penduduk.
Sebagai bentuk penghargaan dan motivasi bagi para calon Arsitek dan Desain Interior muda untuk mewujudkan desainnya, AYDA memberikan penghargaan berupa uang tunai sebesar Rp 20 Juta, kesempatan magang, serta mewakili Indonesia dalam ajang AYDA Summit 2024 dan berkesempatan mendapatkan beasiswa senilai USD10,000 di Harvard Graduate School of Design bagi peraih Gold Award.
AYDA telah bekerjasama dengan Harvard University Graduate School of Design, dimana pemenang utama di kompetisi AYDA Internasional akan mendapatkan kesempatan beasiswa untuk Design Discovery Program selama 3 minggu di Boston, Amerika Serikat. (*/Dwi) Editor : Editor News