Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

The Leadership Oracle, Panduan Batin Kepemimpinan

R
Penulis: Reren Indranila❯
BUKU: Para Panelis yang hadir Anand Krishna, Julia Suryakusuma, Prof Musdah Mulia, Haris Azhar, Dian Martin. (ISTIMEWA)
BUKU: Para Panelis yang hadir Anand Krishna, Julia Suryakusuma, Prof Musdah Mulia, Haris Azhar, Dian Martin. (ISTIMEWA)

RADAR JOGJA - Di tengah hiruk piruk kegaduhan sosial, dan kehausan akan kepemimpinan ideal yang telah menciptakan ketidakpastian di masyarakat saat ini, Yayasan Ānand Āshram (berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa) bekerja sama dengan Yayasan Pendidikan Anand Krishna (YPAK) menerbitkan dan meluncurkan Buku Panduan Batin bagi seorang pemimpin sejati. Buku berjudul “The Leadership Oracle” karya Aktivis Sosial Pendidikan Kemanusiaan, Maya Safira Muchtar (Mā Archanā) dengan kata pengantar oleh Ir. H. Joko Widodo. 


Advertisement

Pengantar yang menyimpulkan bahwa kepemimpinan merupakan proses dua arah, yaitu interaksi antara pemimpin dan yang dipimpinnya. Acara Peluncuran dan Apresiasi buku ini diselenggarakan pada Rabu, 1 November 2023, Pukul 14.00 – 16.00 WIB, bertempat di Ruang Serbaguna Lt. 4 Perpustakaan Nasional, Jakarta.

Dibuka secara resmi oleh Kepala Perpustakaan Nasional RI sebagai keynote speaker, yang diwakili oleh Deputi Bidang Pengembangan Bahan Pustaka dan Jasa Informasi Mariana Ginting, serta dihadiri oleh Duta Besar India untuk Indonesia yang diwakili oleh counselar pendidikan & acting director Jawaharlal Nehru Indian Cultural Centre (JNICC) Mr Ram Kumar, perwakilan dari Kementerian Pariwisata Ekonomi Kreatif, Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertahanan, Desma Centre, dll.

Acara peluncuran buku ini dihadiri & diapresiasi oleh empat orang pembicara. “Jiwa kepemimpinan Maya terdeteksi ketika dirinya bersedia mengesampingkan kepentingan pribadi demi melayani orang lain, dan cita-cita yang diyakininya,” ujar Julia Suryakusuma, seorang pengamat social politik.

Demikian pula kesan mendalam yang disampaikan Haris Azhar – Advokat HAM. “Hanya pemimpin sejati yang dapat memutuskan sesuatu dengan mudah dan tenang seperti Mbak Maya. Banyak catatan-catatan dalam buku ini yang bisa dikutip, dan dijadikan panduan kepemimpinan diri," ujarnya.

Advertisement


Sementara itu, lewat video singkat, Eva Kusuma Sundari dari Institut Sarinah mengenal Maya sebagai pribadi dengan kepemimpinan yang lembut tapi bisa tegas ketika melihat ketidakadilan.Sedangkan Musdah Mulia sebagai Aktivis HAM dan Demokrasi merasa sangat kehilangan teman seperjuangan dalam membangun kebebasan beragama dan berkeyakinan di Indonesia.

“Seorang pemimpin sejati tidak bersedia berkompromi dari kepercayaan yang dianutnya. Ia akan terus berjuang demi tercapainya cita-cita yang diyakininya. Itulah yang tergambar dalam diri seorang Maya yang kita kenal, dan kutipan-kutipan di buku ini mengilustrasikan hal ini," jelasnya.

Apresiasi juga diberikan oleh Anand Krishna, pendiri Yayasan Anand Ashram dan pembimbing spiritual penulis yang turut hadir dalam Acara ini.


Dalam acara ini juga diwarnai lagu-lagu karangan Maya Safira Muchtar yang dinyanyikan oleh kelompok musik Anand Ashram, dan Anand Ashram Youth sehingga suasana menjadi hidup dan ceria seperti sosok Mā Archanā yang sangat dicintai oleh peserta yang sempat berbagi pengalaman melewati masa-masa sulit dalam kehidupannya.

Advertisement

Lewat acara peluncuran buku The Leadership Oracle diharapkan kita dapat belajar dari semangat hidup Mā Archanā, diperkaya dari apresiasi para pembicara dan juga para peserta yang pernah merasakan sentuhan kasih beliau. Kita dapat membawa semangat itu dalam karya hidup kita sebagaimana motto Yayasan Ānand Āshram Serve the Almighty by Serving Society and Humanity.
Contact Informasi : Joehanes Budiman (+62 811 14 4959). (ila)

Advertisement
Editor : Reren Indranila
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bazar Buku Festival Literasi Gunungkidul, Ribuan Buku Dibanderol Mulai Rp 5.000

Bazar Buku Festival Literasi Gunungkidul, Ribuan Buku Dibanderol Mulai Rp 5.000

Bazar buku menjadi salah satu daya tarik Festival Literasi Gunungkidul 2026. Ribuan koleksi buku dari enam penerbit disiapkan untuk masyarakat dengan harga mulai Rp 5.000. Koordinator Pelaksana Bazar Buku Festival ...

Hari Kunjung Perpustakaan 2026, Perpusnas Tegaskan Buku Tetap Relevan di Era Digital

Hari Kunjung Perpustakaan 2026, Perpusnas Tegaskan Buku Tetap Relevan di Era Digital

Hari Kunjung Perpustakaan 2026 mengangkat tema “Buku: Merawat Ingatan, Menggugah Kesadaran”. Perpusnas dorong buku tetap relevan di era AI.

Berburu Buku Bekas dan Langka di Pasar Buku Sriwedari Solo

Berburu Buku Bekas dan Langka di Pasar Buku Sriwedari Solo

Kota Solo dikenal sebagai salah satu daerah yang kaya akan budaya dan kuliner. Namun, daya tarik kota ini tidak berhenti di dua hal tersebut. Solo juga menawarkan beragam pilihan wisata belanja, salah satunya cari buku.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer