RADAR JOGJA – Jogja Bay Waterpark kembali hadirkan gelaran Festival Angklung, Sabtu (16/11). Kompetisi yang diselenggarakan bersama Kreasi Seni Anak Yogyakarta (KSAY) ini mengangkat tema “10th Kreasi Seni Anak Yogyakarta Menggema untuk Indonesia”.

Melibatkan 45 kelompok dan lebih dari 2000 peserta TK dan SD se-DIJ.

Event yang memperebutkan trophy Gubernur Daerah Istimewa Jogjakarta dan
trophy Jogja Bay Waterpark ini menjadi salah satu acara yang ditunggu oleh sekolah dasar dan taman kanak-kanak di Daerah Istimewa Jogjakarta.

Angklung merupakan salah satu alat musik tradisional yang kini  dianjurkan dalam proses belajar mengajar di sekolah. Marketing Communication Jogja Bay Waterpark Medha mengatakan, event ini dapat menjadi wadah yang tepat dalam menyalurkan bakat dan rasa percaya diri pada anak.

“Didampingi oleh orang tua dan kerabat terdekat, anak dapat menjadi semakin percaya diri. Sehingga dapat menampilkan karya yang lebih lagi ke depannya,” ujarnnya.

Setiap kelompok peserta harus membawakan lagu wajib dan lagu pilihan. Terdapat perbedaan jenis lagu pilihan untuk kategori TK dan SD.

“Kriteria penilaian yang akan dilakukan oleh tiga juri berkompeten di antaranya
tempo, barisan, dan aksesori. Setiap sekolah harus membawakan masing-masing satu lagu wajib dan satu lagu pilihan untuk dapat memenangkan kompetisi ini,” ujar Medha Zeli Elsita.

Untuk peserta taman kanak-kanak (TK) diberikan lagu wajib “Taman yang Paling Indah” dan lagu pilihan bebas ciptaan A.T Mahmud. Untuk peserta sekolah dasar (SD) diberikan lagu wajib lagu nasional dan lagu pilihan berupa lagu daerah.

Dengan biaya pendaftaran hanya Rp 300 ribu untuk satu tim, setelah
pementasan peserta langsung berenang di Jogja Bay Waterpark seharian sepuasnya.

Untuk pendamping tambahan hanya dikenakan biaya Rp 60 ribu on the spot.
Festival Angklung “10th Kreasi Seni Anak Yogyakarta Menggema untuk Indonesia” ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat anak-anak dalam berkreasi dan berkarya.

Dengan dukungan penuh dari keluarga dan orang terdekat anak diharapkan bisa mendapatkan semangat berkarya yang lebih dari pementasan ini. Dengan total nilai tertinggi 276 poin, TK Sang Timur Jogjakarta keluar sebagai juara. (sce/riz)

Event