Ernest kali ini mengeksplorasi misteri dalam drama keluarga, setelah di film-film sebelumnya bermain di area komedi. Film Teka-Teki Tika sendiri akan tayang serentak di bioskop Nasional pada hari ini, 23 Desember 2021.
"Tentu film ini cukup berbeda dengan film-film saya sebelumnya, irisan komedi di film Teka-Teki Tika ini tipis sekali, mungkin jika dipersentase hanya sekitar 10% unsur komedi di film ini. Saya memang terbuka untuk mengeksplorasi genre lain di luar komedi," jelas Ernest dalam sesi wawancara di kantor Radar Jogja, Kamis (23/12).
Untuk pemilihan peran, Ernest menjelaskan, di film Teka-Teki Tika bisa memilih dan bekerja bersama aktor dan aktris yang mumpuni. Dia mengaku bersyukur bisa kembali bekerja sama dengan aktor dan aktris yang selalu bisa diandalkan performanya. Sebut saja Dion Wiyoko, Morgan Oey, dan Sheila Dara. “Merasa terhormat bisa diperkuat oleh dua seniman luar biasa, Ayu Laksmi dan Whani Darmawan. Melengkapi jajaran pemain film ini, hadir juga Eriska Rein, Ferry Salim, Jenny Zhang, dan lain sebagainya," ujar Ernest.
Film Teka-Teki Tika sendiri berkisah tentang Budiman (Ferry Salim) dan Sherly (Jenny Zhang) yang tengah merayakan ulang tahun pernikahan di rumah megah mereka. Arnold (Dion Wiyoko), Laura (Eriska Rein), Andre (Morgan Oey), dan Jane (Tansri Kemala) datang untuk merayakan sembari berakhir pekan. Mereka tengah berbahagia juga karena Budiman akan mendapatkan proyek besar dari pemerintah. Tapi, suasana makan malam yang hangat mendadak terganggu oleh kehadiran seorang perempuan misterius.
Perempuan itu, Tika (Sheila Dara Aisha). Dia mengaku sebagai anak kandung Budiman. Maksud kedatangannya adalah meminta ganti rugi karena selama ini sudah ditelantarkan.
Pemeran tokoh Budiman, Ferry Salim, menjelaskan, Teka-Teki Tika menjadi ajang eksplorasi karakter baru baginya. "Saya cukup sering memerankan karakter seorang bapak atau suami, tapi tentu di setiap film juga akan berbeda, dan di film ini saya mengeksplorasi karakter Budiman yang cukup berbeda dengan diri saya. Saya banyak mengobrol lebih dalam dengan Ernest tentang motivasi dan latar belakang karakter Budiman dalam melakukan hal-hal yang dilakukannya," terang Ferry Salim.
Produser Chand Parwez Servia dari Starvision mengatakan, ketika Ernest Prakasa menyampaikan premis film Teka-Teki Tika sebagai karya ke-6 yang akan ditulis dan disutradarainya, dia mengaku langsung excited.
"Kami segera intens berdiskusi dan sepakat bahwa sudah saatnya penonton-penonton tercinta karya-karya Ernest diajak untuk merasakan pengalaman menonton berbeda. Masih tentang keluarga tetapi dengan genre dan pendekatan yang baru," ungkap Chand Parwez. (om9/ila) Editor : Administrator