Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hourglass, Eksistensi Niskala dalam Bermusik

Administrator • Jumat, 10 Agustus 2018 | 18:33 WIB
BAND INDIE JOGJA: Personel Niskala saat tampil di Panggung Seni FKY. Pada penampilan tersebut Niskala membawakan lagu dari album barunya yang berjudul Hourglass. (NISKALA FOR RADAR JOGJA)
BAND INDIE JOGJA: Personel Niskala saat tampil di Panggung Seni FKY. Pada penampilan tersebut Niskala membawakan lagu dari album barunya yang berjudul Hourglass. (NISKALA FOR RADAR JOGJA)
JOGJA - Band indie Jogja bergenre instrumental post rock alternative, Niskala, segera merilis album pertamanya. Album debut itu diberi nama Hourglass.

Sebelum merilis album pertamanya ke masyarakat luas, Niskala memperdengarkan materi album perdananya di Panggung Senyap Festival Kesenian Jogjakarta ( FKY).

"Awalnya kami nggak ingin bikin album. Sejak 2014, rencananya hanya mau membuat single. Tapi para sahabat kami terus memberikan masukan untuk Niskala bikin album. Ya alhasil setelah empat tahun jadi juga," cerita Danish Wisnu, gitaris akustik dan shynthesizer Niskala.

Sejak awal Niskala memang berkeinginan untuk menghidupkan kembali musik instrumetal di Jogja. Maka album ini juga menjadi salah satu jalan eksistensi mereka. Hourglass akan menjadi artefak dari kelima personel Niskala.

Dalam peluncuran album Hourglass, Niskala juga berkaborasi dengan berbagai seniman muda seperti Arief Indiarto, Nikolas Setiaji, Septa Bagonk, dan Luis Alvarisi. Para seniman itu merespons sembilan lagu Niskala pada album Hourglass dengan karya video kreatif. (ata/ila) Editor : Administrator
#Band Jogja #Niskala #Musik #band indie