Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Niat Pulang, Tapi Orang yang Ditunggu Sudah Pergi, “Sesi Potret” Bikin Gen Z Terdiam

F
Penulis: Frencia Keliat❯
Lagu “Sesi Potret” eńau dan Ari Lesmana mengangkat kisah kehilangan, penyesalan, dan kerinduan seseorang yang terlambat pulang menemui orang tercinta.Sumber foto: Spotify
Lagu “Sesi Potret” eńau dan Ari Lesmana mengangkat kisah kehilangan, penyesalan, dan kerinduan seseorang yang terlambat pulang menemui orang tercinta. Sumber foto: Spotify

Advertisement

 
YOGYAKARTA - Ada kalanya seseorang terlalu sibuk mengejar sesuatu sampai lupa bahwa waktu bersama orang-orang tercinta tidak selalu bisa diulang. Perasaan tersebut tergambar dalam lagu “Sesi Potret” yang dibawakan eńau bersama Ari Lesmana.

“Sesi Potret” resmi dirilis pada 30 Januari 2026 dan menjadi kolaborasi eńau dengan Ari Lesmana. Lagu ini membawa cerita tentang kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, kerinduan, serta waktu yang datang tanpa bisa diprediksi.

Cerita dalam lagu ini terasa dekat dengan kehidupan anak muda, terutama mereka yang sedang merantau dan berusaha mengejar kehidupan yang lebih baik.

Advertisement

Keinginan untuk pulang sering kali harus ditunda karena pekerjaan, kesibukan, kondisi ekonomi, atau keinginan untuk kembali dengan membawa sesuatu yang membanggakan.

Namun, “Sesi Potret” membawa cerita tersebut ke titik yang lebih emosional.

Seseorang yang awalnya berniat pulang ketika sudah berhasil justru harus menghadapi kenyataan bahwa orang yang ingin ditemuinya telah pergi. Kepulangan yang seharusnya menjadi momen bahagia berubah menjadi pertemuan dengan kenangan.

Advertisement

Hal inilah yang membuat lagu tersebut terasa dekat dengan pengalaman banyak anak muda.

Di tengah kehidupan yang serba cepat, kalimat seperti “nanti pulang” atau “nanti sempatin ketemu” terkadang terus ditunda karena merasa masih memiliki banyak waktu.

eńau menyebut lagu ini lahir dari berbagai kisah di sekitarnya dan istrinya yang berkaitan dengan duka kehilangan, rasa bersalah, penyesalan, serta kerinduan mendalam. Lagu tersebut sekaligus menjadi pengingat untuk tidak terus menunda perhatian dan kasih sayang kepada orang-orang terdekat.

Dari sisi musik, “Sesi Potret” diproduksi oleh Kevin Pangestu. Ari Lesmana kemudian bergabung sebagai kolaborator untuk memberikan sudut pandang vokal yang melengkapi karakter emosional lagu tersebut.

Advertisement
Editor : Iwa Ikhwanudin
Sumber : Berbagai Sumber
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Peringatkan Bahaya Tren Musik Luar Negeri, Stero Dance Crew Angkat Tema "Tiba-Tiba Musik Indonesia"

Peringatkan Bahaya Tren Musik Luar Negeri, Stero Dance Crew Angkat Tema "Tiba-Tiba Musik Indonesia"

Tampil dengan memukau dan kaya akan pesan kebudayaan ditunjukkan oleh tim dance SMA Stella Duce 2 Yogyakarta atau dikenal dengan Stero Dance Crew pada ajang AQUA DBL Dance 2026 D. I. Yogyakarta.

AQUA DBL Dance 2026 DIY,  Tim Dance SMA 9 Jogja Tampil Memukau Usung Konsep "Museum Musik Indonesia"

AQUA DBL Dance 2026 DIY, Tim Dance SMA 9 Jogja Tampil Memukau Usung Konsep "Museum Musik Indonesia"

Keterbatasan waktu tak memadamkan kreativitas tim dance SMA Negeri 9 Yogyakarta saat perform di ajang DBL Dance Competition 2026 D.I. Yogyakarta Series yang digelar di GOR UNY Yogyakarta, Jumat (25/9/2026). Meski...

Bukan Sekadar Musik, Anak Muda Timor Bawa Budaya Lokal ke Generasi Baru

Bukan Sekadar Musik, Anak Muda Timor Bawa Budaya Lokal ke Generasi Baru

Budaya daerah tidak harus selalu diperkenalkan melalui panggung kesenian atau acara adat. Perkembangan industri kreatif membuka cara baru bagi generasi muda untuk memperkenalkan identitas daerahnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer