ABRAHAM GENTA BUWANA/RADAR JOGJA
KOMPAK: Koordinator suporter peserta Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016 berkumpul di Radar Jogja, kemarin
AGENDA baru digelar menjelang Honda DBL D.I.Jogjakarta Series 2016. Acara tersebut berupa suporter gathering. Mengumpulkan koordinator suporter agar akrab di Keboen Radja Wedangan Asyik, Radar Jogja, kemarin.

Kegiatan ini agar antar-koordinator saling mengenal. Gathering juga wadah sharing dalam hal kenyamanan dan keamanan selama event ini.

Mereka diberi penjelasan berkaitan dengan ketertiban selama pertandingan digelar dan harus dipatuhi. Seksi keamanan menjelaskan tentang kebutuhan suporter, kondisi tribun GOR UNY dan koordinasinya.

Diharapkan koordinator suporter menuntun temannya untuk sportif dan tidak memprovokasi. Sharing pengalaman dilakukan lebih intens dilakukan ketika mereka dibagi menjadi beberapa kelompok.

Bersama panitia, mereka bercerita keluhan-keluhan yang sering dihadapi. Terutama sebab sering terjadinya ketegangan antar-supporter.

Beberapa pelajar merasakan, terkadang ketegangan antar-supporter disebabkan beberapa oknum bukan dari sekolahnya. Mereka mengatasnamakan sekolah tersebut sebagai kedok provokasi.

“Jogja itu kota yang ramai suporter. Lagu yang kreatif dan gerakan yang unik menjadi hal yang seru untuk ditonton. Buat apa kita ribut antar-suporter kalo kita bisa saling suport satu sama lain?” kata murid SMAN 1 Jogja Monita yang ikut gathering, kemarin.

“Terimakasih tim DBL sudah mengadakan acara ini. Semoga setiap koordinator bisa saling berkoordinasi agar dapat bekerjasama memeriahkan event basket pelajar terbesar di tanah air ini,” harap Ali dari SMAN 7 Jogja. (val/iwa/ong)

Ekspresi