JOGJA – UAD menggelar pelatihan pengolahan singkong di Gunungkidul. Singkong bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang nikmat untuk dimakan.Empat resep disuguhkan, kue basah putu ayu, brownis kukus, donat mocaf, dan black forest mocaf kukus. Tiga resep dibuat ibu-ibu peserta pelatihan sedangkan black forest mocaf kukus disampaikan Siti Salamah, pemateri.”Bahan yang digunakan mudah didapatkan. Menggunakan tepung mocaf yang bahan dasarnya singkong. Dengan dibuat menjadi tepung mocaf singkong bisa menjadi tahan lebih lama hingga satu tahun” terang Salamah di Balai Desa Kemadang (17/7) lalu.
Pelatihan dihadiri warga tiga pedukuhan, yakni Pocung, Tenggang, dan Ngelo. Diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai cara untuk mengatasi musim sulit pangan atau paceklik.Tepung mocaf bisa dijadikan alternatif ketahanan pangan di Gunungkidul. Dengan pelatihan ini potensi di daerah dapat terus digali dan menjadi peluang usaha.Hadir pada acara itu, Kepala Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat (LPM) UAD Jabrohim, Koordinator KKN Sudarmini, dan Wabup Gunungkidul Immawan Wahyudi.
Immawan mengatakan UAD menjadi perantara bagi pemerintah memberikan pelatihan dan pendampingan kepada masyarakat. Mengembangkan singkong diolah menjadi tepung mocaf dan menghasilkan produk beragam. “Ini sekaligus menjadi wujud rasa syukur kita kepada Allah dan semoga dari situ kemajuan, kemakmuran dan kesejahteraan dapat lahir bersama-sama,” tambahnya. (mar/iwa)

Ekspresi