RADAR JOGJA - Makin banyak konsumen yang lebih memilih belanja online dibandingkan belanja offline, karena itu peluang membuka toko online masih sangat besar. Mau tahu cara jualan di Lazada dan Blibli? Simak penjelasan lengkapnya di sini.
Tutorial Cara Jualan di Lazada
Lazada adalah perusahaan e-commerce yang pusatnya di Singapura. Saat ini, Lazada merupakan salah satu yang terbesar di Asia Tenggara. Berdiri sejak tahun 2012, saat ini Lazada beroperasi di 6 negara yaitu Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Malaysia, dan tentunya Indonesia. Di tahun 2016, Lazada diakuisisi oleh Alibaba Group dari China.
Ingin punya toko sendiri di Lazada? Ini dia 5 cara jualan online di Lazada yang bisa kamu coba:
1. Membuat Akun Lazada
Langkah pertama adalah buat akun dulu di Lazada. Akun ini sama saja dengan akun pembeli. Cara daftarnya bisa dari situs maupun aplikasi Lazada. Klik tombol Daftar dan ikuti langkah selanjutnya yang muncul di layar. Pastikan mengisi dengan nama, nomor HP dan alamat email yang masih aktif supaya proses verifikasinya lebih mudah.
2. Register Toko Lazada
Setelah akun pembeli diverifikasi, saatnya mendaftarkan toko di Lazada. Menjanjikan pendaftaran dalam 1 menit saja, kamu bisa minta bantuan customer service yang selalu siap sedia membantu sejak proses pendaftaran.
3. Lengkapi Profil Toko Selengkap Mungkin
Supaya proses pengajuan toko lebih mudah disetujui oleh tim Lazada, sangat disarankan untuk melengkapi profil toko hingga selengkap mungkin. Ini termasuk alamat toko yang jelas, alamat gudang dan alamat pick up barang. Selain itu, nomor rekening toko, nomor telepon, dan lain-lain yang diminta oleh tim Lazada juga harus dilengkapi.
4. Upload Foto Produk Menggunakan Foto Asli yang Menarik
Kalau akun penjual sudah diverifikasi, sekarang saatnya upload foto produk. Sangat disarankan untuk menggunakan foto asli dari toko kamu, supaya berbeda dari toko lainnya. Pembeli biasanya akan lebih tertarik dengan foto yang asli, meski barangnya sama dengan toko lain. Ini artinya barang dalam keadaan ready atau siap kirim di toko tersebut.
Kalau bisa, gunakan foto produk yang menarik, atau setidaknya jelas. Untuk produk-produk seperti kebutuhan rumah tangga sehari-hari, mungkin nggak membutuhkan foto yang artistik, tapi setidaknya harus jelas. Sementara untuk produk fashion, gadget dan berbagai produk lainnya, dibutuhkan foto yang menarik dan estetik agar menambah kesan menarik.
5. Lengkapi Deskripsi Produk
Posisikan diri kamu sebagai pembeli. Saat mengecek produk, tentu kita ingin mendapatkan penjelasan yang lengkap supaya lebih gampang mengetahui produknya seperti apa. jadi lengkapi deskripsi produk selengkap mungkin.
Deskripsi yang lengkap membuat pembeli nggak perlu repot bertanya ini itu, bahkan mungkin banyak yang akan memutuskan langsung beli. Melengkapi bagian ini juga menjadikan toko kita menjadi lebih terpercaya.
Cara Mengambil Foto Produk Supaya Menarik
Melihat toko online lainnya yang foto produknya selalu menarik, pasti membuat pemilik toko lainnya juga ingin membuat foto produk yang nggak kalah menarik. Kamu juga bisa mengambil foto produk yang berkualitas, ini dia 3 caranya yang bisa kamu coba:
1. Atur Pencahayaan
Pencahayaan selalu paling penting dalam mengambil foto dengan tujuan apa pun. Termasuk untuk foto produk. Tujuan dibuatnya foto produk adalah supaya pembeli bisa menghubungkan deskripsi produk dengan fotonya. Jadi pencahayaan yang baik pasti hasil fotonya makin baik pula.
Sistem pencahayaan yang paling baik adalah pencahayaan alami menggunakan sinar matahari. Tapi nggak semua foto produk bisa diambil di luar ruangan. Jadi kalau set foto ada di dalam ruangan, maka pastikan sediakan pencahayaan yang berkualitas dan cukup oke untuk menangkap semua sisi produk dengan sangat jelas.
2. Gunakan Kamera yang Mendukung
Foto yang profesional pastinya membutuhkan kamera profesional. Bagi pemilik usaha yang punya modal untuk membuat foto produk profesional, nggak ada salahnya menyewa jasa fotografer profesional. Menang harus merogoh kocek, tapi hasilnya pasti memuaskan. Fotografer punya kamera profesional dan sudah berpengalaman.
Belum punya modal untuk menyewa fotografer? Nggak masalah, kok. Sekarang kamera HP juga sudah banyak yang oke. Asalkan kembali ke langkah nomor 1. Pilih waktu di mana ada pencahayaan alami supaya terbantu kualitas fotonya. Jangan lupa pilih set yang oke juga supaya hasilnya lebih menarik.
3. Tambahkan Properti
Beberapa produk nggak membutuhkan properti yang berlebihan. Justru makin simpel makin bagus, tergantung bagaimana kita mengambil sudutnya. Misalnya produk sepatu tanpa model, maka bisa letakkan di latar belakang putih saja supaya fokus ke produk. Tapi untuk sepatu yang dipakai, bisa tambah properti seperti kursi atau tangga, dan lain sebagainya.
Contoh lainnya adalah mainan. Beberapa mainan fotonya bakal lebih seru kalau ditambahkan dengan properti lain seperti mainan yang lain atau pot bunga kecil, dan lain sebagainya. Yang pasti, jangan lupa foto produknya harus yang paling fokus. Jangan sampai propertinya yang malah lebih fokus di foto. Selain itu, pilih properti yang ada hubungannya dengan produk utama.
Tips Agar Produk Cepat Laku di Lazada
Supaya produk di Lazada lebih laku, coba lakukan beberapa langkah di bawah ini:
1. Lengkapi Profil Toko
Supaya toko lebih dipercaya oleh pengguna aplikasi Lazada dan tim Lazada, jangan lupa lengkapi profil toko. Mulai dari alamat toko, lokasi pick up hingga lokasi gudang. Tiap produk juga harus dilengkapi dengan deskripsi yang jelas untuk memudahkan pembeli memahami produknya.
2. Berikan Pelayanan Terbaik untuk Konsumen
Sebelum membeli, biasanya pembeli mengajukan pertanyaan. Berikan layanan yang terbaik sejak awal. Tanggapi pertanyaan dengan baik, respons pembelian barang dengan cepat dan kirim dengan cepat juga agar pembeli selalu puas berbelanja di tokomu.
3. Berikan Produk dengan Kualitas yang Baik
Pelayanan yang baik juga tetap harus dibarengi dengan kualitas produk yang baik. Entah itu menjadi dropshipper, reseller atau memproduksi barang sendiri, pastikan kualitasnya baik dan sesuai dengan harganya supaya pembelinya puas.
4. Pastikan Konsumen Memberikan Review yang Baik
Memang agak sulit mengontrol apa yang akan ditulis di kolom review oleh pembeli. Karena itu, penting sekali untuk menerapkan pelayanan terbaik dari awal hingga akhir, sehingga pengalaman pembeli selalu baik di tiap proses. Dengan sendirinya, konsumen akan memberi review positif.
5. Membangun Kepercayaan Konsumen
Bangun kepercayaan konsumen dengan menghadirkan produk yang berkualitas baik. Selalu gunakan kata-kata yang baik saat berkomunikasi dan berikan pelayanan sesuai janji. Kalau selalu sesuai janji, maka konsumen akan lebih mudah mempercayai toko.
Tips Jualan dengan Modal Sedikit
Belum punya modal untuk membuka toko sendiri, apalagi sampai memproduksi produk sendiri? Sekarang kita bahkan bisa jualan online dengan modal kecil, bahkan tanpa modal! Nggak percaya? Ini dia 2 caranya:
1. Dropshipper
Istilah ini mungkin sudah nggak asing lagi di telingamu. Sebenarnya apa sih dropshipper itu dan bagaimana cara melakukannya? Ini dia penjelasannya:
Apa Itu Dropshipper?
Dropshipper sebenarnya adalah perantara antara penjual dan pembeli. Menjadi penjual dengan sistem dropship modalnya bisa Rp 0! Tentu kita harus punya gadget untuk terhubung dengan internet dan koneksi internet yang lancar. Dropshipper nggak perlu menyediakan gudang untuk menyimpan barang dan nggak perlu melakukan pengiriman barang secara langsung, jadi jauh lebih ringkas!
Bagaimana Cara Jadi Dropshipper?
Untuk menjadi dropshipper, hal pertama yang harus dilakukan adalah mencari pemasok yang terpercaya dan bertanggung jawab. Lalu jangan lupa lakukan promo toko kamu di media sosial supaya lebih banyak uang tahu tentang tokomu. Kalau sudah dapat pembeli, jangan lupa bangun hubungan supaya bisa mendapat kepercayaan mereka dan mereka mau kembali belanja ke tokomu.
2. Reseller
Reseller beda dari dropshipper, karena kita harus membeli produknya dulu dari pemasok. Artinya, produk harus kita simpan di dalam gudang sebelum dijual ke pembeli. Modal yang dibutuhkan reseller variatif, bisa rendah tapi bisa juga tinggi, tergantung apa produk yang dijual.
Apa Itu Reseller?
Reseller adalah orang yang menjual kembali barang yang dibelinya dari pemasok. Pilihan barang yang dijual sangat beragam, mulai dari alat tulis, alat rumah tangga, produk fashion, gadget, dan masih banyak lagi.
Bagaimana Cara Jadi Reseller?
Sama dengan jadi dropshipper, untuk menjadi reseller kita juga harus mencari pemasok yang produknya berkualitas dan bisa diandalkan. Jangan lupa sediakan tempat untuk gudang penyimpanan produk. Promosikan toko di media sosial supaya jangkauannya lebih luas. Selain itu, pastikan menyediakan layanan yang baik untuk pembeli supaya menjadi reseller yang berkualitas.
Ecommerce Lain yang Juga Punya Peluang Meningkatkan Bisnis Online dan Mendukung UMKM
Di Indonesia sudah ada beberapa platform e-commerce lainnya yang juga bisa dijadikan wadah untuk meningkatkan bisnis online dan mendukung UMKM. Berikut ini 3 di antaranya:
1. Blibli
Blibli adalah situs belanja online lokal yang sudah berdiri sejak tahun 2011. Anak perusahaan Djarum ini fokus membangun ekosistem berbelanja yang aman dan terpercaya, apa pun gaya hidup penggunanya. Blibli menghadirkan aplikasi khusus bagi penjual. Fiturnya lengkap, penjual bisa memanfaatkannya untuk promosi.
2. Tokopedia
Tokopedia didirikan tahun 2009, yang awalnya hanya beroperasi di tanah air, tapi sekarang sudah beroperasi di Asia Tenggara juga. Tokopedia berkomitmen mendukung pelaku UMKM dan penjual individual untuk mengembangkan bisnis mereka.
3. Bukalapak
Bukalapak didirikan tahun 2010 sebagai wadah untuk memfasilitasi para pelaku UMKM. Dalam perkembangannya, Bukalapak meluas ke semua lini bisnis. Mulai dari online to offline (O2O), business to business (B2B), logistik dan finansial. Bukalapak utamanya masuk ke warung Indonesia agar bisa menjual secara digital.
Cara Berjualan di Blibli
Untuk berjualan di Blibli, pertama-tama kita harus melengkapi beberapa persyaratan dulu dengan cara menyiapkan dokumen. Untuk seller individual, berikut ini dokumen yang harus disiapkan:
- KTP
- NPWP (jika ada)
- Informasi perusahaan
- Nomor rekening
- SIUP/NIB.
Sedangkan untuk UMKM, dokumen yang harus disiapkan adalah:
- KTP
- NPWP (jika ada)
- Nomor rekening perusahaan
- Informasi perusahaan
- Sertifikat UMKM
- SIUP/NIB.
Terakhir, jika pemilik toko adalah perusahaan berskala besar, dokumen yang harus dilengkapi adalah:
- KTP
- NPWP
- Sertifikat UMKM
- Izin usaha
- Informasi perusahaan
- Nomor rekening perusahaan
- SIUP/NIB.
Kalau semua syarat di atas sudah dipenuhi, maka ikuti cara berjualan di Blibli selengkapnya berikut ini:
1. Buka Toko
Untuk membuka toko, masuk ke situs Blibli Seller Center atau unduh aplikasinya. Setelah itu, lakukan langkah di bawah ini:
- Setelah masuk di aplikasi atau situsnya, klik Daftar Sekarang
- Isi formulir berupa Nama, Nomor HP, Alamat Email dan Password
- Kode OTP akan dikirimkan ke nomor HP yang kamu daftarkan, ketik kodenya di kolom yang muncul di layar
- Setelah verifikasi, log in ke Blibli Seller Center dengan akun baru kamu
- Masuk ke Dashboard Seller
- Supaya lebih mudah, ikuti tutorial penjual baru yang muncul di layar.
2. Melengkapi Informasi Data Diri dan Toko
Data diri dan toko fungsinya penting untuk mengetahui alamat toko. lokasi pick up point. dan juga jam operasionalnya. Di sini juga kita bisa menentukan jasa pengiriman apa yang akan digunakan selama berjualan. Selain pengiriman reguler dari berbagai kurir, tersedia pula layanan Instan dan Same Day.
3. Akses Blibli Seller Center
Setelah data lengkap toko dimasukkan, masuklah ke akun seller kamu yang ada di Blibli Seller Center. Di sini tersedia video tutorial khusus untuk seller baru. Di dalamnya ada dijelaskan tentang apa saja yang bisa dilakukan sebagai seller baru supaya toko di Blibli bisa sukses. Video ini penting banget ditonton karena ada penjelasan tentang fitur dan fasilitas yang bisa digunakan seller untuk meningkatkan toko.
4. Onboarding
Onboarding adalah proses adaptasi saat kita memasuki lingkungan baru, biasanya digunakan di tempat kerja. Sebagai seller Blibli, ada 3 tahapan onboarding yang penting agar dokumen pengajuan seller baru lebih mudah disetujui. Ketiga langkahnya adalah:
- Isi info yang terkait dengan pembayaran dan dokumen legal, termasuk nomor rekening toko dan dokumen persyaratan lainnya.
- Jika ada alamat gudang dan lokasi pick up point, sebaiknya ditambahkan. Satu toko mungkin memiliki alamat toko, pick up point dan gudang yang berbeda. Semakin lengkap infonya. tim Blibli akan makin mudah meloloskan pengajuan.
- Tampilkan produk yang dijual, tampilkan foto secara massal maupun satuan.
5. Review Dokumen oleh Blibli
Kalau proses onboarding sudah dilakukan, maka tim Blibli akan menjalankan review dokumen terlebih dahulu. Seller baru cukup menunggu di tahap ini. Biasanya nggak membutuhkan waktu lama kalau semua syarat yang diminta sudah dilengkapi.
6. Upload Data Produk
Begitu pengajuan sudah disetujui oleh tim Blibli, maka sekarang saatnya upload produk di toko seller. Sangat disarankan mengisi data produk selengkap mungkin supaya lebih mudah bagi pembeli saat melihat-lihat produk.
Ada 2 cara upload produk, yaitu secara satuan dan secara massal. Berikut ini langkah lengkapnya:
- Upload Produk Satuan
- Masuk ke Blibli Seller Center
- Klik menu Product
- Pilih opsi Add Single Product
- Isi kolom yang muncul di layar dengan teliti
- Cek lagi apakah yang kamu isi sudah benar
- Klik tombol Kirim
- Lanjutkan sampai semua produk sudah tampil di toko online.
- Upload Produk Massal
- Masuk ke Blibli Seller Center
- Klik menu Product
- Pilih opsi Add Bulk Product
- Muncul template Excel di layar, unduh dulu template ini
- Isi info produk sesuai kolom di template
- Tekan tombol Kirim
- Khusus untuk upload produk massal, membutuhkan review dari tim Blibli yang lebih lama, paling lambat 3 hari kerja.
7. Pesanan Baru
Kalau produk sudah tampil di toko dan seller menggunakan fitur promo. maka pengguna Blibli sudah bisa melihat produk kita. Begitu ada pesanan baru, sebaiknya seller menanggapi dengan responsif. Pesanan yang cepat ditanggapi akan sampai lebih cepat juga. Pembeli akan lebih puas dan mungkin kembali ke toko kamu lagi.
Biaya dan Proses Pembayaran di Blibli
Hal selanjutnya yang harus dipahami seller baru di Blibli terkait dengan biaya toko dan proses pembayaran di Blibli. Ini dia info lengkapnya yang penting untuk seller:
1. Komisi di Blibli
Khusus untuk seller, Blibli memberlakukan sistem komisi, di mana saat proses pendaftaran nggak diberlakukan biaya apa pun. Setelah ada produk yang terjual di toko seller, baru dikenakan komisi yang besarnya 2.5% - 8%. Komisi ini akan dipotong secara otomatis, jadi seller nggak harus repot menghitung lagi.
2. Pembayaran Pesanan
Pembayaran dari Blibli ke seller dilakukan 1 hari setelah pesanan diterima pembeli. Ketentuan ini sudah diatur di Blibli Seller Center. Jadi 1 hari setelah pesanan diterima, pembayaran akan dikirim langsung ke rekening yang sudah didaftarkan seller.
Keuntungan Jualan di Blibli
Apa saja sih keunggulan membuka toko di Blibli? Ada banyak yang bisa kamu dapatkan, di antaranya adalah:
1. Banyak Bonusnya
Ada bonus khusus untuk seller baru seperti Saldo Bliklan gratis hingga Rp 5.4 juta. Dengan Bliklan, toko kamu bisa memasang iklan tanpa biaya sepeser pun untuk meningkatkan promosi. Lewat Bliklan, pengguna Blibli jadi lebih mudah menemukan produk kamu.
2. Gratis Ongkir dan Asuransi
Jika pembeli mengirim barang secara reguler dan no shipment, Blibli memberikan fitur layanan gratis ongkir. Jadi untuk dropship dan penjemputan paket, seller nggak perlu membayar ke pihak kurir atau logistik. Sementara untuk asuransi, semua produk dijamin sehingga lebih aman kondisinya hingga sampai di alamat tujuan. Proses klaim asuransi juga akan dibantu oleh tim Blibli.
3. Bebas Deposit dan Denda
Untuk menjadi seller Blibli, sama sekali nggak perlu ada setor deposit sama sekali. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, diberlakukan sistem komisi untuk setiap transaksi pembelian yang terjadi di toko kamu. Sementara untuk denda, Blibli juga nggak memberlakukan denda, selama seller memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku saat berjualan di Blibli.
4. Layanan Terpercaya
Masih ragu berjualan di Blibli karena tidak punya pengalaman sama sekali? Sama sekali bukan masalah karena Blibli bisa menghubungi Seller Care yang aktif di hari Senin – Minggu, mulai dari jam 08.00 – 22.00 WIB. Seller bisa mengakses Seller Care via chat, telepon maupun email. Tim Blibli yang berpengalaman akan membantu kamu, jadi selalu bisa diandalkan!
Fasilitas yang Didapatkan Seller
Blibli Seller Center menghadirkan beragam fasilitas yang bisa digunakan seller untuk meningkatkan penjualan mereka. Tepatnya ada 9 fasilitas, yaitu:
1. Menambahkan User PIC
Tambahkan Person in Charge (PIC) untuk mengurus toko secara full time. Dalam 1 toko bisa terdiri dari 1 atau lebih PIC, tergantung kebijakan toko. Untuk PIC, Blibli sama sekali nggak memberlakukan biaya, jadi sesuaikan dengan kebutuhan tokomu saja.
2. Foto Produk Gratis
Penasaran bagaimana produk toko lain bisa terlihat artistik dan keren? Nah, kamu bisa memanfaatkan fasilitas foto gratis yang diselenggarakan di kantor Blibli di Jakarta. Di sana akan ada fotografer profesional, set, dan bahkan kalau diperlukan, tersedia model khususnya untuk produk fashion. Hasilnya jadi lebih menarik, pengguna Blibli pun akan lebih banyak yang masuk ke tokomu.
3. Pengiriman Instan dan Sameday
Hampir semua konsumen suka dengan yang cepat-cepat. Kalau barang yang mereka beli bisa sampai di tangan mereka dengan cepat, pasti mereka puas. Untuk itu Blibli menyediakan pengiriman Instan dan Same Day. Pilihannya adalah GoSend, GRAB EXPRESS dan JNE YES.
4. Gratis Ongkos Kirim dan Asuransi Pengiriman
Blibli bakal menanggung ongkos kirim khusus untuk pengiriman secara reguler dan no shipment! Seller nggak perlu bayar ke pihak kurir, jadi saat pengiriman nggak ribet bayar apa pun lagi. Selain itu, semua barang yang dikirim juga ada asuransinya yang akan melindungi barang selama di jalan!
5. Training dan E-Learning
Satu lagi cara agar seller yang belum berpengalaman sama sekali dalam berjualan bisa lebih percaya diri, yaitu Blibli mengadakan training yang berlangsung secara offline. Lalu ada juga e-Learning yang bisa diakses secara online. Supaya nggak ketinggalan jadwalnya, langsung masuk ke Blibli Seller Center dan masuk ke menu Pusat Edukasi.
6. Analisa Produk
Fasilitas ini penting banget supaya tiap seller tahu seberapa peluang produk yang akan mereka lepas ke pasaran bisa laku. Apakah produk ini disukai dan dibutuhkan pengguna Blibli atau nggak? Lewat fasilitas ini, tiap toko jadi memiliki daya saing yang lebih baik dan akan mengetahui apakah produk yang mereka jual itu berhasil atau sebaliknya.
7. Blibli Seller App
Ada Blibli Seller App yang khusus dihadirkan Blibli untuk seller. Aplikasi berbasis Android dan iOS ini bisa diunduh secara resmi di Play Store dan App Store. Lewat aplikasi ini, lebih mudah memantau toko kamu. Respons pesanan dengan lebih cepat, menjawab pertanyaan pengguna seputar produk, sampai mengunggah produk baru pun bisa dari sini.
8. Promosi Gratis
Dapatkan diskon untuk promosi bagi seller baru dengan mendapatkan Saldo Bliklan hingga Rp 5.4 juta! Selain itu, seller bisa menggunakan promo voucher yang bisa digunakan pembeli untuk belanja. Pilihannya ada Promo Discount, Promo Voucher sampai Promo Combo. Dengan berbagai promo ini, pembeli akan lebih tertarik belanja di toko kamu.
9. Layanan Seller Care
Seller baru mungkin punya banyak pertanyaan seputar memulai toko online baru. Bahkan seller yang sudah berpengalaman mungkin akan menemukan kesulitan selama berjualan. Nggak perlu khawatir, karena ada tim customer service khusus untuk mengatasi hal ini. Hubungi Seller Care via chat, telepon maupun email untuk menyampaikan pertanyaanmu. Pastikan menghubunginya di jam operasional, tiap Senin – Minggu, mulai dari jam 08.00 – 22.00 WIB.
Itu dia info seputar cara jualan di Lazada dan cara jualan di Blibli. Ada banyak peluang sukses menjadi pemilik toko online, selama pandai memanfaatkan fitur dan fasilitas yang tepat. Pastikan kualitas produk selalu baik supaya pembeli selalu puas!
Editor : Reren Indranila