Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Tips Ala Honda Istimewa, 3 Tips Aman Menghindari Blind Spot Area Ala Honda Istimewa

S
Penulis: Satria Pradika❯

Photo
Photo


Advertisement

RADAR JOGJA – Setiap pengendara memiliki keterampilan serta kemampuan analisa dan prediksi bahaya yang berbeda-beda saat di jalan raya. Kemampuan analisa dan prediksi bahaya berpotensi meningkatkan resiko terjadinya kecelakaan di jalan raya. Salah satu contohnya mengabaikan adanya blind spot area.

Blind spot area merupakan area dimana pengendara atau pengemudi tidak dapat mendeteksi keberadaan serta pergerakan objek atau kendaraan lain. Hal ini bisa meningkatkan risiko terjadinya benturan atau kecelakaan lalu lintas. Pengendara sepeda motor perlu memperhatikan kondisi sekitar sehingga tidak masuk ke dalam blind spot area kendaraan dengan dimensi yang lebih besar.

Astra Motor Yogyakarta selaku Main Dealer sepeda motor Honda wilayah Yogyakarta, Kedu dan Banyumas bersama Tim Instruktur Safety Riding Astra Motor Yogyakarta ingin berbagi 3 (tiga) tips menghindari blind spot area ala Honda Istimewa. Berikut tipsnya :

Advertisement

Perhatikan Jarak Kendaraan
Jarak kendaraan di jalan raya tentunya berbeda-beda dan bergantung pada kecepatan kendaraan tersebut. Blind spot area terjadi saat kendaraan berhenti dan juga saat kendaraan tersebut melaju. Agar terhindar dari Blind spot pengendara direkomendasikan menjaga jarak kurang lebih 2 meter dengan kendaraan besar seperti truk atau bus. Semakin jauh jarak akan lebih aman karena pengendara dapat mengantisipasi bahaya yang tidak terduga.

Posisi Kendaraan
Posisi kendaraan yang berjalan akan memiliki resiko blind spot lebih tinggi daripada posisi kendaraan saat berhenti baik di belakang mobil atau kendaraan yang lebih besar. Posisi kendaraan yang paling aman di sisi kiri belakang kendaraan besar. Hal ini agar kita bisa terlihat di spion oleh pengemudi kendaraan besar tersebut.

Lakukan Analisa Situasi
Saat berkendara kita harus fokus dan bisa menganalisa situasi yang ada di jalan raya khususnya yang di depan kita. Semakin cepat laju kendaraan maka semakin singkat kita dalam menganalisa bahaya di sekitar kita. Sedangkan alat komunikasi saat berkendara hanyalah lampu dan klakson. Direkomendasikan untuk selalu menjaga jarak dan tetap fokus saat berkendara agar terhindar dari bahaya kecelakaan.
“Semakin besar kendaraannya maka semakin besar pula blind spot area di sekitar kendaraan tersebut. Pengendara tetap #Cari_Aman saat berkendara agar selamat sampai tujuan agar dapat berkumpul bersama keluarga,” pungkas Community Development & Safety Riding Supervisor Astra Motor Yogyakarta Muhammad Ali Iqbal.

Advertisement
Editor : Satria Pradika
Sumber : Radar Jogja
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar JogjaIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bintang dan Resky Melesat, Pebalap Astra Honda Dominasi Podium IM4AC Sepang

Bintang dan Resky Melesat, Pebalap Astra Honda Dominasi Podium IM4AC Sepang

Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menunjukkan performa dominan pada ajang Idemitsu Moto4 Asia Cup (IM4AC) 2026

Tampilan Makin Berani, CRF1100L Africa Twin Siap Temani Petualangan

Tampilan Makin Berani, CRF1100L Africa Twin Siap Temani Petualangan

PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghadirkan penyegaran pada CRF1100L Africa Twin melalui pilihan warna dan grafis terbaru yang semakin memperkuat karakter Adventure Rally.

Melesat di Aragon, Ramadhipa Jaga Peluang Tembus Tiga Besar Moto3 Junior

Melesat di Aragon, Ramadhipa Jaga Peluang Tembus Tiga Besar Moto3 Junior

Pebalap binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa jadi pebalap terkencang kedua pada race 1 dan finish posisi keempat pada race dua Moto3 Junior World Championship di MotorLand Aragón, Spanyol, Minggu,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer