RADAR JOGJA – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) melakukan perjanjian kerja sama dengan Koperasi Jasa Gramindo Berkah Madani (Gayatri Microfinance) di Sasanti Resto, Kamis (24/2). Kerja sama ini dilakukan dalam bentuk peminjaman modal bagi para UMKM sampai kepada tingkatan yang paling bawah.

Pempimpin Divisi Kredit UMKM Bank BJB Denny Mulyadi mengatakan, program kerja sama ini akan memberikan kemudahan bagi para pelaku UMKM yang belum bisa mengakses bantuan permodalan dari lembaga perbankan. Pengurusan peminjaman modal dapat langsung dilakukan melalui Gayatri Microfinance. Upaya ini dilakukan sebagaimana komitmen Bank BJB dalam menyentuh pelaku UMKM sampai tingkatan paling bwah dan paling jauh.

“Di sini ada Gayatri, gayung bersambut untuk berkolaborasi dalam rangka kredit secara channeling,” kata Denny ditemui di Sasanti Resto, Kamis (24/2).

Denny menambahkan, Bank BJB kini tak hanya terbatas di daerah Jawa Barat dan Banten saja. Bank ini kini tumbuh secara nasional. Untuk itu, pihaknya terus menggandeng berbagai pihak agar dapat ikut serta menggeliatkan UMKM di seluruh daerah. Nantinya, program kerja sama ini menyasar pelaku UMKM kaum perempuan. Peminjaman modal dapat dilakukan melalui Gayatri Microfinance hingga Rp 25 juta.

“Adapun pengajuan pinjaman akan melewati proses analisis dan verifikasi dengan mengandalkan sistem credit scoring yang solid. Jumlah maksimal pemberian kredit adalah Rp 25 juta per debitur, tanpa batasan sektor industri, dan memiliki jangka waktu maksimal 12 bulan. Proses kredit dirancang mudah, cepat, dan nyaman bagi para pemilik usaha ritel termasuk ibu-ibu yang berada dalam ekosistem Gayatri Microfinance agar mampu dimanfaatkan seoptimal mungkin,” tambah Denny.

Sementara itu, CEO Gayatri Microfinance, Rio Fachriska menyambut baik atas terjalinnya kerja sama ini. Dia mengaku membutuhkan waktu setidaknya tiga bulan untuk persiapan hingga melakukan tanda tangan perjanjian kerja sama. Dia berharap kerja sama ini dapat terjalin dengan baik dan berkesinambungan sehingga dapat menciptakan kesejahteraan bagi para pelaku UMKM.

“Gayatri Microfinance telah membuktikan kemajuan teknologi dan inovasi di sistem jasa keuangan dapat menghasilkan cara-cara baru guna mengembangkan sistem permodalan bagi unit usaha mikro yang sering kali kesulitan mendapat dukungan perbankan. Kerja sama ini diharapkan juga dapat membantu program pemerintah dalam memberikan akses kredit usaha kecil terutama pelaku UMKM,” ujar Rio. (*/isa/ila)

Ekonomi