RADAR JOGJA – Government Procurement Forum & Expo (GPFE) dan Hospital Procurement Forum & Expo (HPFE) menjadi kegiatan rutin tahunan. GPFE – HPFE merupakan rangkaian kegiatan seminar berikut pameran tentang pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kegiatan ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang terakhir dilaksanakan pada Maret 2019. Selain seminar, kegiatan ini juga menghadirkan para perusahaan vendor penyedia baik yang telah bergabung dalam E-Katalog maupun dalam proses pengajuan.

Menurut Ketua Panitia HPFE Ferry Agung Prasetyo mengatakan, tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai sumber informasi dan presentasi produk vendor penyedia untuk para pejabat pengadaan dalam proses pengadaan pemerintah. Juga untuk meningkatkan dan keilmuan dalam proses pengadaan barang/jasa.

”Sebagai wadah pertukaran ilmu dan pengalaman antar instansi dalam pengelolaan barang dan jasa pemerintah. Sebagai jembatan antara perusahaan penyedia alat kesehatan dalam memperkenalkan produk teknologi kesehatan terbaru dengan pengguna alat kesehatan (petugas medis) untuk memahami lebih dalam mengenai produk yang dibutuhkan,” tuturnya, Jumat (19/11).

Dalam situasi terkini GPFE – HPFE 2021 dilaksanakan secara hybrid baik luring maupun daring yang diselenggarakan dengan protokol kesehatan. Selama 3 hari, peserta seminar sebanyak lebih dari 1.000 orang yang berasal dari unit layanan pengadaan, Kementerian/Lembaga/Pemerintah, rumah sakit, unit laboratorium dan puskesmas seluruh Indonesia. Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan yang terdiri dari seminar pengadaan barang dan jasa, dan pameran. Kategori produk yang dipasarkan dalam pameran ini meliputi ATPM Kendaraan Bermotor, Alat Kebutuhan Kantor, Furnitur Kantor, Alat Kesehatan, Bed Rumah Sakit, Kendaraan Rumah Sakit, Kendaraan Listrik. ”Agenda acara pembukaan dan dialog pengadaan dilakukan pada 17-19 November ini,” ungkapnya. (*/ila)

Ekonomi