JOGJA – Ketiga BUMN Jasa Survei, PT Biro Klasifikasi Indonesia (Persero) atau BKI, PT Sucofindo (Persero) dan PT Surveyor Indonesia (Persero), menggelar rapat kerja (raker) untuk menetapkan rencana kerja bersama tahun 2022. Sesuai dengan tema Improve collaboration and operationalize synergies.

Dirut BKI, Rudiyanto, menyampaikan proses holding sudah selesai dan menunggu peresmian.

“Kami berkolaborasi untuk menyelaraskan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) Tahun 2022,” kata Rudiyanto.

Raker dihadiri seluruh kepala unit bisnis dan unit pendukung ketiga BUMN tersebut. Target pendapatan Holding BUMN Jasa Survei tahun 2022 ditargetkan naik 15 persen. Dan proyeksi sampai 2024 lebih tinggi dengan adanya holding BUMN Jasa Survei, katanya.

Dirut Sucofindo Mas Wigrantoro Roes Setiyadi mengatakan holding untuk memperbesar skala bisnis.

“Holding ini tak hanya sekadar berbagi kue. Kami harus jeli melihat peluang, yakni peluang jasa yang belum dikerjakan sampai saat ini. Dengan holding, kami dapat menggunakan sumber daya dan kompetensi bersama,” ujar Wigrantoro.

Dirut Surveyor Indonesia, M. Haris Witjaksono, mengatakan terbentuknya Holding BUMN Jasa Survei meningkatkan peluang bisnis dan efisiensi. Melalui sinergi, kolaborasi, dan integrasi. “Saya yakin, kami bisa menjalankan mandat holding dari Kementerian BUMN untuk mecapai Top 5 di Pasar Regional, katanya.

Kementerian BUMN membentuk Holding BUMN Jasa Survei untk meningkatkan kapabilitas. Sehingga kemampulabaan Holding BUMN Jasa Survei bisa lebih baik dan menjadi top 5 leader di Asia Pasifik. Mengoptimalkan layanan testing, inspection and certification, consultation, classification, dan statutoria di seluruh Indonesia (domestik), regional, dan global.

BKI adalah BUMN yang bergerak dalam bidang pemeriksaan. Berupa klasifikasi dan statutoria bangunan terapung, serta inspeksi umum. BKI mengklasifikasi dan mensertifikasi lebih dari 12.000 kapal berbendera Indonesia serta bendera asing lainnya. BKI memiliki jaringan layanan 36 cabang di seluruh Indonesia dan Singapura.

Sucofindo adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada 22 Oktober 1956. Sebagai BUMN, Pemerintah Indonesia merupakan pemegang saham utama dengan kepemilikan 95 persen. Sucofindo memiliki 66 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola terpadu, didukung ahli di bidangnya. Jaringan laboratorium luas menyediakan layanan dekat dengan pelanggan.

PT Surveyor Indonesia (Persero) adalah BUMN yang didirikan 1 Agustus 1991. Misinya membantu pemerintah memperlancar aliran barang modal dan peralatan ke Indonesia dari seluruh dunia. (*/iwa/dwi)

Ekonomi