RADAR JOGJA- Bank Indonesia menggandeng 35 bank umum untuk melayani penularan uang baru selama bulan Ramadan. Penukaran dilayani mulai 12 April sampai dengan 11 Mei.

“Selama pandemi Covid-19, kami tidak memberikan layanan secara individual kepada masyarakat, penukaran melalui bank umum,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia DIJ, Miyono, selasa (4/5).

Bank Indonesia hanya melayani penukaran uang rusak yang dilaksanakan setiap hari Kamis. Sedangkan untuk penukatan uang peringatan kemerdekaan (UPK) dengan pecahan Rp75.000 dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat di Kantor Bank Indonesia DIJ.

Estimasi kebutuhan uang kartal di Bank Indonesia DIJ selama tahun 2021 sebesar Rp23,6 triliun, terdiri atas uang pecahan besar (UPB) Rp22,6 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) Rp1 triliun. Jumlah ini mengalami kenaikan sekitar 142 persen dari realisasi outflow tahun 2020 sebesar Rp16,6 triliun.

Sedangkan untuk estimasi kebutuhan uang kartal periode Ramadan 2021 adalah Rp5,2 triliun, terdiri atas uang pecahan besar (UPB) Rp4,7 triliun dan uang pecahan kecil (UPK) Rp466 miliar. Estimasi ini mengalami kenaikan sekitar 226 persen dari realisasi kebutuhan Ramadan tahun 2020 sebesar Rp2,3 triliun.

“Untuk menukarkan UPK 75 silahkan mengakses website kami untuk melakukan pendaftaran dengan mengisi data diri,” katanya. (sce/sky)

Ekonomi