RADAR JOGJA – Pernahkah Anda merasakan dilema saat dihadapkan dengan dua pilihan, yakni pinjaman online berbunga rendah atau pinjaman bank untuk mengatasi masalah keuangan? Sebenarnya, kalau dipikir-pikir, kedua produk keuangan tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Nah, tugas Anda sebagai peminjam adalah menentukan pinjaman manakah yang lebih baik untuk dipilih berdasarkan kondisi ekonomi dan kebutuhan.

Namun, jika melihat perkembangan keduanya, pinjaman online sepertinya tengah marak dilirik oleh masyarakat. Kehadiran produk pinjaman berbasis digital tersebut begitu cepat meraih popularitas karena dianggap jauh lebih mudah diakses serta memiliki syarat pengajuan yang mampu dijangkau oleh lebih banyak kalangan ketimbang pinjaman biasa.

Kendati demikian, pinjaman uang online relatif memiliki tingkat bunga yang lebih mahal ketimbang pinjaman dari bank. Hal inilah yang seringkali membuat masyarakat merasa ragu untuk memilih layanan keuangan digital tersebut. Alhasil, masalah keuangan tak kunjung teratasi karena bimbang antara memilih pinjaman biasa atau pinjaman online.

Jika Anda adalah satu orang yang saat ini sedang mengalami kendala tersebut, Anda mungkin tertarik mengetahui apa saja kelebihan pinjaman online yang membuatnya lebih baik dipilih ketimbang pinjaman dari bank. Untuk menjawabnya, simak alasan mengapa pinjaman online berbunga rendah lebih baik dipilih daripada pinjaman bank berikut ini.

Tak Ada yang Menandingi Kemudahan Syarat Pengajuan

Alasan paling umum dan mainstream kenapa pinjaman online lebih baik dipilih ketimbang produk pinjaman lainnya adalah mudahnya syarat pengajuan yang dibebankan. Hanya bermodalkan KTP dan slip gaji saja, Anda sudah bisa menikmati layanan pinjaman tersebut dengan plafon hingga belasan juta Rupiah.

Selain itu, dokumen pendukung untuk melancarkan proses pengajuan pinjaman juga cukup mudah untuk dipenuhi. Yang utama, nasabah tak lagi harus menyiapkan aset berharga sebagai jaminan atau agunan saat mengajukan pinjaman online selayaknya pinjaman di bank. Inilah mengapa pinjaman online lebih digandrungi oleh masyarakat dari kalangan menengah.

Dapat dilakukan secara online, melalui aplikasi atau situs resmi, pinjaman online juga dapat diajukan kapan saja dan di mana saja. Hal ini tentu menjadi nilai lebih tersendiri bagi kebanyakan orang karena tak banyak waktu terbuang hanya untuk mendapatkan bantuan dana tunai.

Meski begitu, sebelum mengajukan pinjaman, tetap perhatikan apa saja syarat dan ketentuan yang dibebankan oleh masing-masing platform pinjaman online. Pastikan Anda mampu memenuhi semua persyaratan tersebut. Dengan begitu, pinjaman online akan langsung disetujui pada kali pertama Anda mengajukannya.

Dana Pinjaman Dapat Dicairkan dalam Hitungan Jam

Kelebihan lainnya dari pinjaman online adalah dana pinjaman dapat berada di tangan nasabah dalam hitungan jam saja pasca pengajuan diterima. Bahkan, saat ini, tak sedikit penyedia pinjaman online yang berani mencairkan dana pinjaman dalam kurun waktu 24 jam saja sejak pertama kali pengajuan dilakukan oleh nasabah.

Kelebihan pinjaman online ini bisa dibilang merupakan pukulan telak bagi pinjaman bank seperti kredit tanpa agunan yang membutuhkan waktu hingga beberapa minggu agar nasabah bisa menerima dana pinjaman. Penyebabnya karena bank akan melakukan beragam prosedur untuk memastikan kondisi keuangan dan melakukan verifikasi terhadap data pribadi yang diberikan, termasuk skor kredit nasabah. Karena alasan ini pulalah mengapa pinjaman online lebih banyak dipilih untuk mengatasi masalah keuangan mendesak.

Bebas Digunakan untuk Memenuhi Kebutuhan Apapun

Alasan terakhir mengapa pinjaman uang online lebih layak dipilih ketimbang pinjaman dari bank adalah Anda dapat dengan bebas menentukan untuk apa dana pinjaman akan digunakan. Biasanya, pihak fintech tidak akan menanyakan nasabahnya mengenai hal ini. Yang terpenting bagi mereka adalah nasabah mampu melunasi cicilan yang telah ditentukan setiap bulan dengan tepat waktu.

Untuk memastikan hal tersebut, penyedia pinjaman online menganjurkan calon nasabah untuk melakukan simulasi kredit terlebih dahulu. Tujuannya agar nasabah dapat memiliki gambaran mengenai jumlah tanggungan keuangan yang harus dibayar setiap bulan berdasarkan nominal dana pinjaman yang diajukan serta tenor pelunasan yang dipilih. Jadi, nasabah pun dapat menyesuaikan cicilan dengan kondisi keuangan serta memperkecil risiko terjadinya kredit macet atau gagal bayar.

Sedangkan pada pinjaman konvensional, pihak bank seringkali menanyakan untuk apa nasabah membutuhkan bantuan dana tunai tersebut. Jika dirasa tak sesuai dengan ketentuan dari pihak bank, atau tak memiliki tujuan keuangan yang jelas, kecil kemungkinannya pengajuan pinjaman konvensional Anda bakal disetujui.

Dengan Kepala Dingin, Lakukan Pertimbangan Matang sebelum Ajukan Pinjaman Online

Kendati memiliki sederet kelebihan tersebut, pinjaman online sepatutnya diajukan dengan penuhi pertimbangan dan tujuan keuangan yang jelas. Kalau sampai digunakan untuk kebutuhan yang tak terlalu penting dan tak mendesak, apalagi mengarah ke perilaku konsumtif, beban cicilan pinjaman online hanya akan menjerumuskan keuangan Anda.

Selain itu, cek dulu kredibilitas dan legalitas layanan pinjaman online yang akan Anda gunakan dengan melihat status terdaftar dan izin usaha dari OJK. Dengan begitu, Anda akan terhindar dari ancaman layanan pinjaman online ilegal yang mampu menjerat keuangan seketika dengan tingkat bunga dan denda keterlambatan selangit. (*/ila)

Ekonomi