RADAR JOGJA – Sejumlah proyek swasta dan pemerintah yang tertunda akibat pandemi sempat memukul industri properti dan konstruksi. Fitch Solution Group Ltd. (FSG), perusahaan afiliasi Fitch Rating Inc, memprediksi pertumbuhan riil sektor konstruksi Indonesia hanya 2,1 persen pada 2020.

Sedangkan Bappenas mengatakan industri properti merosot hingga minus 4,52 persen. Latar belakang kondisi ekonomi makro yang buruk juga menjadi penyebabnya. Kuartal III- 2020, ekonomi Indonesia merosot tajam, mencapai minus 3,49 persen.

Meski begitu, di masa pandemi masih tetap ada peluang-peluang yang dapat dimanfaatkan bagi pelaku bisnis. Itu seperti yang dilakukan produsen bata ringan Superior Prima Sukses yang justru tumbuh saat perlambatan ekonomi melanda Indonesia.

”Sempat khawatir di kuartal pertama, tapi akhirnya kami finish di 2020 dengan catatan pertumbuhan positif 9 persen dibanding tahun sebelumnya,” terang Commercial Director PT Superior Prima Sukses Henrianto dalam pers rilisnya, Rabu (24/2).

Produsen bata ringan merek Blesscon ini berhasil menjaga performa produksinya sekaligus penyerapannya di pasar. Menurut Henrianto, memang dibutuhkan effort lebih keras untuk dapat meningkatkan daya saing supaya tetap mengalami pertumbuhan bisnis. Tidak hanya mempertahankan atau bahkan meningkatkan kualitas produk, namun juga harus mempertahankan performa produksi secara optimal.

Blesscon berusaha memastikan ketersediaan produk di toko bangunan dengan melakukan perluasan distribusi. Tak hanya mengandalkan proyek-proyek besar, Blesscon tumbuh dari para end user yang dipuaskan dengan ketersediaan produk dan pengiriman yang cepat.

”Karena itulah produksi pabrik Blesscon di Mojokerto sebesar 400 ribu m3 dan di Lamongan sebesar 700 ribu m3 dapat diserap pasar. Blesscon telah menjadi market leader di Jawa Timur dengan market share terbesar sejak 2018,” terangnya.

Pertumbuhan positif Blesscon dari tahun ke tahun, bahkan di masa pandemi ini, membuat Blesscon mantap melanjutkan ekspansi ke Jawa Tengah. Pada Februari 2021 ini, PT Superior Prima Sukses membuka pabrik ke tiga dengan dua line produksi di Sragen, Jawa Tengah.

Production Director PT Superior Prima Sukses Hendra Widodo menjelaskan, satu line produksi telah beroperasi, satu line lagi sedang proses pembangunan. ”November 2021 seluruh line sudah beroperasi. Kapasitasnya mencapai 1,6 juta m3 per tahun,” ungkap Hendra.

Ekspansi ini mengukuhkan Blesscon sebagai produsen bata ringan terbesar di Indonesia dengan produksi 2,7 juta m3 per tahun. Dibangunnya pabrik bata ringan skala besar di Sragen merupakan angin segar bagi industri properti di Jawa Tengah.

Selama ini, banyak developer maupun end user di Jawa Tengah membeli bata ringan dari produsen Jawa Timur. Biaya distribusinya membuat harga bata ringan di Jateng lebih tinggi dari bata ringan di Jatim. ”Dengan adanya Blesscon di Sragen, biaya distribusi bisa ditekan,” ungkap Hendra. (obi/ila)

Ekonomi