RADAR JOGJA- Di masa pandemi covid-19, Grab mengajak ribuan pelanggan dan lebih dari 100 mitra merchant GrabFood untuk berdonasi paket makanan. Sebanyak 400 paket makanan dibagikan ke empat panti asuhan dan pondok pesantren (ponpes) di Kota Semarang dan Jogjakarta.

Mereka mendonasikan paket makanan lewat program Yuk Berbagi di tujuh kota, sejak November hingga Desember 2020.

Bantuan paket makanan dibagikan anak yatim dan santri di Panti Asuhan Darul Quro, Pondok Pesantren As-Salafy Nurul Mubarok, serta Yayasan Darul Karim Semarang. Selain itu juga disalurkan ke Ponpes Omah Ngaji di Jogjakarta.

Director of West Indonesia, Grab Indonesia Richard Aditya  menjelaskan, Grab ingin merayakan semangat kebersamaan dari pelanggan dan mitra merchant untuk berbagi kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan ditengah situasi yang menantang seperti sekarang ini. “Ini kontribusi seluruh ekosistem GrabFood, mulai pelanggan, mitra merchant, hingga pengantaran.

Kami bekerja sama dengan ACT yang telah membantu menyalurkan paket makanan kepada panti asuhan dan pondok pesantren terpilih,” jelasnya, Kamis (15/1).

Pihaknya berharap, bisa terus menjadi bagian penting bagi masyarakat Indonesia di era ekonomi digital. Di Kota Semarang, Grab telah mendukung program pemerintah dalam menekan penyebaran virus dengan menghadirkan GrabProtect. Tak lain, protokol keamanan dan kebersihan berkendara dengan perlindungan ekstra bagi penumpang dan mitra pengemudi.

Richard menambahkan, Grab juga menghadirkan dua layanan baru yakni GrabMart dan GrabAssistant yang membantu mendorong roda perekonomian mitra dan UMKM di tengah pandemi. Selain itu, Grab juga menghadirkan program #TerusUsaha di Jawa Tengah yang didedikasikan untuk mendukung digitalisasi para pelaku UMKM, termasuk melalui kerja sama dengan Pemerintah Daerah untuk mendigitalisasi pedagang pasar tradisional di lima kota di Jawa Tengah.

Riset Center for Strategic and International Studies (CSIS) dan Tenggara Strategics menunjukkan kontribusi ekonomi Grab yang mencapai Rp872 miliar di Semarang. “ Teknologi Grab memudahkan masyarakat dan mitra merchant untuk lebih mudah berbagi serta memberikan kebahagiaan untuk sesama,” tambahnya.

Sementara itu, Branch Manager ACT Jawa Tengah Giyanto , sangat mengapresiasi program yang dijalankan Grab untuk mendonasikan ratusan paket makanan ke panti asuhan dan pondok pesantren. Menghadapi pandemi yang penuh tantangan ini dibutuhkan gotong-royong dari banyak pihak untuk saling membantu.

“Grab sudah membuktikan bahwa berbagi kepada sesama itu sangat mudah. Dengan program Yuk Berbagi yang digalang oleh Grab, masyarakat dan UMKM saling membahu untuk memberikan donasi paket makanan kepada panti asuhan, ini merupakan sebuah langkah kecil yang memberikan dampak besar untuk mereka yang membutuhkan,” katanya. (sce/sky)

Ekonomi