RADAR JOGJA- Lark mengadakan media briefing pada Senin (14/12) yang mengangkat topik Lark End of Year Media Briefing. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Lark dan turut mengundang berbagai narasumber antara lain  Senior Professional Service Consultant Lark Suryanto Lee, Peneliti Sosial dan Komunikasi  Devie Rahmawati dan juga CEO Rumah Siap Kerja Tsamanov.

Dalam acara ini dibahas beberapa hal yang berkaitan dengan apa yang ditawarkan oleh Lark sebagai sebuah aplikasi, tantangan pada pandemi seperti ini dan apa harapan pada tahun 2021.

Suryanto menyebutkan Lark mengoptimalkan pekerjaan yang tadinya bersifat kertas menjadi paperless. “Lark merupakan aplikasi yang menawarkan all-in-one digital platform,” ucapnya.

Ia juga menyebutkan Lark merupakan aplikasi yang dapat menyatukan organisasi dalam satu tempat dan memberikan fleksibilitas agar karyawan dapat bekerja dimana saja.

“Hal ini menjadi keunggulan bagi para pengguna karena dapat mengerjakan berbagai macam hal, dari membuat dan mengedit dokumen, menerima email, mengirimkan pesan, mengelola agenda, hingga menelepon, serta melakukan video conference dalam satu aplikasi tunggal,” katanya.

Suryanto juga menambahkan Lark merupakan aplikasi yang sangat tepat dalam mendukung hybrid working. Hybrid working sendiri merupakan pencampuran antara work from home dan work from office. “Lark mampu memaksimalkan produktivitas karyawan dalam bekerja dan meningkatkan kompetensi digital dalam penerapan hybrid working,” tuturnya.

Selain itu, Devie Rahmawati juga mengemukakan pendapatnya tentang aplikasi ini. Ia mengatakan aplikasi ini menjadi jalan keluar bagi semua orang yang membutuhkannya. “Aplikasi ini tidak menambah stress karena harus bolak-balik buka aplikasi yang beda-beda,” ujarnya.

Sedangkan Tsamanov berkata sebagai pelaku UMKM di era post normal ini haruslah memilih teknologi yang tepat untuk berkomunikasi dengan para pegawai. Ia menilai aplikasi ini juga merupakan solusi yang sesuai dengan permasalahan saat ini.

“UMKM membutuhkan solusi seperti Lark yang ada pada satu tempat agar kami tidak susah untuk belajar lagi dengan aplikasi yang berbeda,” ucapnya.

Ia juga menambahkan. “Kami melihat bahwa UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital terbukti dapat meraih peluang yang lebih besar. Melalui penerapan teknologi yang tepat, tantangan yang ada dapat diatasi dengan baik dan malah justru mejadi peluang untuk maju,” tambahnya.

Sebagai penutup, Suryanto mengatakan Lark adalah sebuah urban solution yang dapat memberikan solusi pada permasalahan saat ini. Ia juga berkata saat ini Lark sudah melaksanakan kolaborasi dengan berbagai aplikasi lain untuk terus meningkatkan performa.

Lark dapat diunduh secara gratis pada Apple Store dan Google Play Store dan tersedia untuk Mac, PC, iOS, dan Android. (om1/sky)

Ekonomi