RADAR JOGJA- Pandemi corona yang masih melanda berbagai wilayah membuat seluruh aktivitas yang mengumpulkan ribuan massa harus tertunda. Hal ini juga berdampak pada kegiatan rutin Job Fair Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY).

Kali ini Job Fair digelar secara secara online oleh Kantor Kemahasiswaan, Alumni dan Campus Ministry (KKACM) UAJY. Pembukaan Job Fair UAJY diselenggarakan secara online via Zoom pada hari Kamis, (03/12) diikuti oleh 34 perusahaan.

Kepala KKACM, B. Yudi Dwiandiyanta dalam sambutannya menyampaikan informasi mengenai masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Menurutnya, salah satu cara untuk menanggulangi masalah ketenagakerjaan yang dilakukan oleh UAJY sejak tahun 2009 adalah dengan mengadakan kegiatan Job Fair sebanyak 2 kali dalam setahun

“Dengan dilaksanakannya Job Fair secara virtual ini, diharapkan nanti akan terjadi sarana pertemuan dengan pencari kerja dan pihak perusahaan selaku pengguna tenaga kerja,”ujar Yudi.

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Sleman, Sutiasih dalam sambutannya mengapresiasi dan menyampaikan agar Job Fair ini berlangsung dengan lancar dan dapat menjadi manfaat bagi para pencari kerja dan perusahaan yang membutuhkan tenaga kerja.  “Kami sangat mendukung kegiatan ini, dan Dinas Tenaga Kerja sudah terbantu dengan adanya Job Fair yang diselenggarakan UAJY. Apresiasi setinggi-tingginya saya ucapkan untuk UAJY yang sudah rutin menyelenggarakan Job Fair,” ujar Sutiasih.

Acara Job Fair UAJY sebenarnya hanya diselenggarakan selama 2 hari sejak 3-4 Desember 2020 melalui website https://www.jobfairuajy.com/. Akan tetapi, karena antusiasme peserta yang tinggi, pelaksanaan Job Fair akhirnya diperpanjang hingga (6/12).

“Tujuannya agar bisa memberikan pelayanan yang lebih baik kepada seluruh peserta, baik pencari kerja maupun perusahaan sebagai penyedia lowongan pekerjaan. Sampai dengan hari ke-4 sudah ada 22.000 user yang pernah mengunjungi situs job fair online UAJY,” tambah Yudi.

Sistem job fair yang digelar secara online oleh UAJY ini pada dasarnya untuk mempertemukan perusahaan sebagai penyedia lapangan pekerjaan dan juga pencari kerja.

“Pencari kerja maupun perusahaan harus registrasi di sistem. Pencari kerja diharuskan melampirkan CV, scan dokumen pribadi. Sedangkan perusahaan bisa mengupload lowongan di sistem job fair online. Setelah pencari kerja melengkapi data diri bisa langsung proses ‘lamar’ ke perusahaan. Proses seleksi kemudian akan dilakukan oleh perusahaan. UAJY nanti akan memperoleh laporan dari perusahaan terkait dengan proses yang telah dilakukan,” jelas Yudi terkait sistem job fair online.

Job fair online ini rupanya tidak hanya menarik pencari kerja dari Indonesia saja tetapi juga dari berbagai negara seperti United States, Jepang, Singapura, Belanda, Inggris, Perancis, Jerman, Hongkong, dan lainnya.

Ke depannya, Yudi berharap agar Job Fair UAJY akan segera dilaksanakan sebanyak 4 kali dalam setahun jika kondisi sudah stabil dan pulih dari pandemi corona. (*/sky)

Ekonomi