RADAR JOGJA- Wisata kuliner di Jogjakarta makin terasa lengkap sudah dengan hadirnya sebuah tempat menikmati makanan yang memiliki cakupan nutrisi seimbang dan tentunya berbahan baku segar. Berlokasi di Jalan Shinta no. 8 Karang Moko, Palagan,  Sleman.

Pengilon Jogjakarta menyajikan warna-warni sayuran dan buah-buahan di setiap porsinya. Terilhami dari arti harfiah pengilon yang memiliki arti cermin, Pengilon mengedepankan balanced eating dalam setiap menu yang dicipta. You are what you eat, kamu adalah yang kamu santap, memberikan gambaran dari awal mula Pengilon membuka ruang makannya ini pada Agustus 2020. Kesadaran akan pola makan penuh nutrisi baik dari sayuran, lemak sehat, kacang-kacangan, buah dan biji-bijian makin menjadi tren yang memerlukan wadah lebih besar.

Chef Pengilon, Markus Winarto menyebut, selain salad yang beraneka warna, bernutrisi seimbang dan tentunya bercita rasa nikmat, Pengilon pun mencipta sejumlah hidangan utama dengan porsi yang tepat.

Salah satu dari tujuh sajian yang diunggulkan adalah Signature Ayam Pengilon. “Dada ayam yang dibumbui lada hitam tersaji bersama dalam satu porsi dengan saus jamur, kentang rebus mustard, sayuran hijau dan honey vinaigrette dressing,” ungkapnya didampingi kakak beradik Edwin dan Evan Caesario selaku pemilik dan pengelola Pengilon Jogjakarta.

Asrinya alam di kawasan Karang Moko Sariharjo berharmoni indah dengan desain dari bangunan Pengilon yang mengutamakan keterbukaan sisi-sisinya di lahan seluas 2.500 meter perseginya. Luas dan rindangnya Pengilon menambah kesan ‘gaya hidup seimbang’ makin kuat. Restoran ini sangat cocok pula untuk keluarga muda yang mengedepankan gaya hidup sehat. Bahkan sebuah gubuk kecil asimetris di sisi utara yang sebenarnya merupakan Mushola terlihat pas dan estetik.

Desember ini, Pengilon memiliki beberapa penawaran istimewa dan menu baru yang tidak boleh dilewatkan. Ikuti Instagram @pengilon.id yang juga menjadi wadah edukasi mengenai pola makan berimbang untuk pemesanan dan informasi-informasi terbarunya. (obi/pra/sky)

Ekonomi