RADAR JOGJA-Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK Cabang Utama Jogjakarta Asri Basri salut dengan pengungsi Merapi. Itu ditemuinya saat menyerahkan bantuan sembako ke pengungsi Merapi, Jumat (20/11).“Saat saya ke lokasipun, warga yang menghuni barak pengungsian rutin menggelar senam. Selama di pengungsian juga pakai masker, meski mayoritas sudah lansia,” kata Asri Rabu (25/11).

Yang membuatnya salut, selama di pengungsian lokasi serta aktivitas warga di sana tetap memperhatikan protokol kesehatan. Di antaranya dengan rutin berolahraga. “Saat senam pun pakai masker,” ungkapnya.Bantuan berupa sembako sebanyak 300 paket dikirimkan ke posko pengungsi di Balai Desa Glagaharjo di Cangkringan Sleman.

Asri menambahkan,Bantuan disalurkan dengan memperhatikan protokol kesehatan yang ketat. Di antaranya selalu mengenakan masker serta mencuci tangan dengan sabun.

Selama kunjungan, Asri Basri juga sempat berkeliling dan berbincang-bincang dengan pengungsi. “Kebanyakan mengaku sudah biasa dengan kondisi Gunung Merapi seperti ini,” katanya.

Membawa rombongan sebanyak 10 orang, termasuk Kepala Cabang BPJAMSOSTEK Bantul dan Kulonprogo, Asri mengatakan, paket sembako yang dikirimkan terdiri dari beras, minyak goreng dan mie instan.

Diharapkan, bantuan paket sembako ini dapat meringankan beban hidup para pengungsi, yang secara ekonomi keluarga sedang terganggu lantaran pandemi dan kondisi Gunung Merapi.Secara simbolis, bantuan diterima oleh kepala desa, dan selanjutnya didistribusikan kepada para pengungsi.

“Ini merupakan bentuk kepedulian kami untuk para pengungsi. Mereka sedang mendapat ujian, harus menghadapi ancaman bencana erupsi Merapi yang terjadi di tengah pandemi Covid-19,” kata Asri

Menurut dia, bantuan ini diharapkan bisa meringankan beban pengungsi. Termasuk tugas para relawan yang mendampingi selama di pengungsian. Asri pun mengajak pihak lain untuk turut membantu.

“Di pengungsian tak hanya jadi tugas pemerintah, karena itu BPJAMSOSTEK Jogjakarta tergerak ikut membantu,” kata Asri. (*/naf/sky)

Ekonomi