RADAR JOGJA – Menyambut hari jadi Kota Jogja ke-264 pada Jumat (7/10), JNE memberikan free ongkir di layanan Reguler. Ini untuk paket kiriman dengan tujuan dalam kota (dari dan ke alamat di dalam kota Jogjakarta). Promo ini berlaku untuk paket dengan maksimum berat 2 kg di semua sales counter dan kantor perwakilan JNE yang berada di bawah cabang utama JNE Jogjakarta.

Pimpinan Cabang JNE Jogjakarta Adi Subagyo mengatakan, Jual-beli online menjadi salah satu solusi untuk memenuhi kebutuhan saat ini karena memaksimalkan pencegahan covid-19. Oleh karena itu, perayaan hari jadi Kota Jogja yang ke-264 menjadi momentum yang tepat pula bagi JNE dalam mendukung berbagai upaya melawan covid-19, baik dari segi kesehatan mau pun ekonomi masyarakat.

”Khususnya para UKM pelaku e-commerce, promo diharapkan dapat bermanfaat. Dengan adanya promo free ongkir ini, baik seller maupun buyer mendapatkan keuntungan karena tidak dibebani ongkos kirim. Semoga dapat memicu pertumbuhan e-commerce dengan peningkatan aktifitas jual-beli online masyarakat di tengah pandemic”, jelas Adi.

Tidak hanya memberikan free ongkir, Adi juga menyampaikan bahwa JNE Jogjakarta juga mengadakan kuis berhadiah yang  dapat diikuti oleh warganet melalui akun instagram @JNE.Jogjakarta mulai tanggal 7 hingga 10 Oktober 2020. ”Ada hadiah pulsa @100 ribu untuk 10 orang pemenang kuis yang diadakan,” ungkapnya.

Dijelaskan, saat pandemi, kebutuhan pengiriman paket meningkat karena masyarakat mengurangi aktifitas keluar rumah. Program dari JNE Jogjakarta kali ini pun dilaksanakan untuk membantu dan mempermudah masyarakat dalam mengirimkan paket untuk memenuhi berbagai kebutuhan dengan tetap melakukan pencegahan Covid-19.

Untuk pelanggan setia JNE Jogjakarta, penerapan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh pemerintah terus dilakukan untuk memberikan rasa aman dan nyaman ketika mengirimkan paket ditegah pandemic.

”Penyemprotan cairan disinfektan di sales counter dan area kerja serta ruangan publik lainnya dilakukan secara rutin. Seluruh petugas penerimaan barang juga telah dilengkapi dengan alat pelindung diri,” kata Adi. (sce/ila)

Ekonomi