RADAR JOGJA – Aplikasi Grab meluncurkan fitur baru untuk layanan kurir instan GrabExpress. Bekerja sama dengan Ninja Xpress, UMKM dan masyarakat Jogjakarta kini dapat mengirimkan barang ke seluruh kota di Indonesia. Bertepatan dengan Hari Batik Nasional, Grab dan Dinas Koperasi UKM DIJ ingin mendukung bisnis lokal khususnya industri batik dengan menggelar Batik Stock Sale dan Charity. Head of West Indonesia Grab Indonesia Richard Aditya menjelaskan, layanan ini diluncurkan untuk mendukung UMKM lokal agar dapat #TerusUsaha dan memperluas pangsa pasar mereka. Dia berharap layanan ini dapat membuat UMKM lebih bergairah.

“Agustus lalu kami telah meluncurkan program #TerusUsaha di Jogjakarta, yang menjadi komitmen kami untuk terus memastikan setiap masyarakat di Jogjakarta dapat menikmati manfaat dari ekonomi digital. Bertepatan dengan Hari Batik Nasional, kami bangga dapat meluncurkan l ayanan baru yang akan memudahkan ekspansi bisnis UMKM lokal,” jelasnya dalam keterangan tertulis, Selasa (6/10).

Barang yang akan dikirim akan dijemput langsung di lokasi pada hari yang sama. Bisa juga dijadwalkan sesuai dengan keinginan. Dengan harga yang terjangkau, layanan ini bisa dinikmati mulai dari Rp 3 ribu. Selanjutnya, pengguna bisa melacak status pengantaran barang.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM DIJ Srie Nurkyatsiwi menyampaikan apresiasinya terhadap program ini. Menurutnya, dukungan untuk UMKM harus diberikan secara menyeluruh, konsisten dan berkesinambungan.

“Kami sangat senang Grab menunjukkan komitmennya secara konsisten bagi industri UMKM Jogjakarta. Saya mengajak UMKM Jogjakarta untuk memanfaatkan layanan ini agar dapat bertahan, terus maju dan bisa memberikan manfaat bagi masyarakat luas di Jogjakarta,” jelasnya.

Grab juga telah bekerja sama dengan Pemda DIJ melalui skema kemitraan bersama Dinas Koperasi & UKM untuk menjadi mitra pengantaran di program SiBakul Jogja MarketHub free ongkir. Grab menyediakan jasa pengiriman melalui GrabExpress dengan harga khusus bagi pelanggan yang membeli produk dari 120 mitra UMKM yang terdaftar dalam platform SiBakul Jogja.

Grab juga bermitra dengan Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mengajak 24 pasar tradisional basah di Sleman bergabung dalam platform Grab. Portal, pelatihan dan Kredit Usaha Rakyat j uga telah disalurkan, dan selama pandemi Grab telah menyambut lebih dari 350.000 UMKM baru dalam platformnya. (sce/tif)

Ekonomi