RADAR JOGJA – Di tengah pandemic Covid-19, perayaan Idul Adha 1441 H diperingati dengan cara yang berbeda. Masyarakat pun banyak yang mengalami kesulitan ekonomi karena terkena dampak pandemi ini. Semangat JNE dalam berkurban kali ini pun tidak berkurang, bahkan meningkat dengan bertambahnya jumlah hewan kurban di seluruh Indonesia. Termasuk membagikan 145 unit komputer ke panti asuhan.

Tahun ini, JNE membagikan sebanyak 272 hewan kurban yang terdiri dari 106 ekor sapi dan 166 ekor kambing, di 59 kota dimana kantor-kantor JNE berada di seluruh Indonesia. Di Jakarta tempat dimana kantor pusat JNE berada, total sebanyak 48 ekor sapi dan 36 ekor kambing dikurbankan. Sebagian di antaranya dikurbankan dalam acara #TIKIJNEIdulAdhaBareng di Yayasan Taman Yatim Piatu dan Tuna Netra (Yatuna) Suprapto Suparno.

Presiden Direktur JNE M. Feriadi mengatakan, seluruh daging kurban ini dibagikan kepada ribuan kaum duafa dan yatim piatu. Antara lain masyarakat di sekitar kantor pusat mau pun cabang JNE di 59 kota. Selain turut membantu masyarakat untuk tetap berkecukupan pangan dengan membagikan daging kurban, JNE pun berkomitmen untuk mendorong anak-anak yatim piatu dan kurang mampu agar dapat tetap belajar selama masa pandemi ini.

”Seperti yang kita ketahui bersama, saat ini pemerintah memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) dengan metode daring. Oleh karena itu JNE, menjelang usianya yang ke-30 tahun pada November 2020 juga membagikan 145 unit komputer beserta 30 printer. Juga  jaringan internet untuk anak-anak yatim piatu yang tersebar di 30 panti asuhan di DKI Jakarta. Program ini dimulai bersamaan dengan peringatan Idul Adha lalu dan ditargetkan selesai dalam 3 bulan ke depan,” jelasnya.

Feriadi menjelaskan, prinsip berbagi yang ditanamkan oleh pendiri JNE, Alm H. Soeprapto Soeparno akan terus dijalankan dalam situasi mau pun kondisi apa pun. “Berbagi dengan karyawan dan masyarakat sekitar merupakan kewajiban yang harus terus dilakukan,” jelasnya. (sce/ila)

Ekonomi