Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

ASM 2026 Dorong Penuaan Sehat dan Produktif

Rizky Wahyu Arya Hutama • Senin, 9 Februari 2026 | 12:04 WIB
caption

SLEMAN - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) masih masih menjadi provinsi dengan persentase lansia tertinggi di Indonesia.

Kondisi ini membuat Jogja menjadi cermin masa depan Indonesia yang mulai memasuki fase ageing population.

Fenomena ini direspons serius oleh Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) UGM melalui Annual Scientific Meeting (ASM) ke-19 tahun 2026.

Mengusung tema 'Embracing Ageing: Stay Healthy, Sharp and Productive', forum ilmiah ini digelar di Auditorium FK-KMK UGM, Sabtu (7/2/2026).

Kegiatan ini sekaligus menjadi rangkaian peringatan Dies Natalis ke-80 FK-KMK UGM dan HUT beberapa rumah sakit mitra seperti RSUP Dr Sardjito, RSA UGM, dan RSUP Dr Soeradji Tirtonegoro.

Ketua ASM 2026, Prof Dr dr Denny Agustiningsih, mengungkapkan lonjakan jumlah lansia harus disikapi dengan kesiapan layanan kesehatan yang mumpuni.

Menurutnya, pemerintah melalui kementerian terkait terus didorong untuk memperkuat layanan khusus bagi kelompok senja ini.

"Kementerian telah memberikan layanan ke lansia," ucapnya.

Sementara, Ketua Kagamadok, Dr dr Darwito, SH, Sp.B.Subsp.Onk(K), menegaskan isu lansia akan selalu menjadi prioritas selama tantangan di lapangan masih ditemukan.

"Selama masih ada problem di lapangan, isu lansia akan terus kami bawa menjadi tema utama. Kami ingin menjadikan mereka prioritas dalam sistem kesehatan dan sosial," katanya.

Senada dengan hal tersebut, Narasumber ASM 2026 Dr dr Astuti, Sp.N, Subsp.NGD(K) menyebut UGM telah melakukan langkah konkret melalui desa binaan. Fokusnya adalah mengedukasi kader-kader Posyandu Lansia agar mereka mampu mendampingi warga senior di lingkungannya.

"Lansia harus menjadi mitra pembangunan, bukan beban bagi negara atau keluarga. Kami ingin mereka tetap berdaya dengan kearifan dan pengalaman yang mereka miliki," tegasnya.

Di sisi lain, Ketua Panitia Dies Natalis FK-KMK UGM, Prof dr Retno Sutomo, Ph.D, Sp.A (K), menyoroti perhatian terhadap lansia di Indonesia, khususnya di Jogja, sudah menunjukkan tren positif. Keberadaan Posyandu Lansia menjadi bukti bahwa masyarakat mulai peduli pada kualitas hidup di masa tua.

"Jogja ini punya proporsi lansia tertinggi, maka kami harus menjadi percontohan dalam pelayanan. Harapannya, masa tua bukan lagi dianggap sebagai fase akhir kehidupan yang pasif, melainkan kelompok yang tetap aktif berkontribusi," bebernya.

Diketahui, data dari BPS menunjukkan bahwa persentase lansia Indonesia mencapai 12 persen di 2024 dan diprediksi melonjak hingga 20 persen pada 2045.

Oleh karena itu, melalui ASM 2026, para pakar sepakat bahwa kunci menghadapi bonus demografi kedua ini adalah dengan menjaga fungsi kognitif dan fisik lansia agar tetap produktif sebagai panutan generasi muda. (ayu/wia)

Editor : Meitika Candra Lantiva
#produktif #ASM 2026 #asm #Penuaan Sehat