JOGJA - Dampak digitalisasi dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi tema program pemberdayaan umat (Prodamat) mahasiswa program Magister Manajemen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Batch 16 Kelompok 5.
Prodamat menjadi program kecendekiawanan bagi setiap mahasiswa S-2 UAD. Tujuannya dalam rangka ikut memberikan alternatif solusi atas masalah dihadapi masyarakat dan lingkungannya.
“Demi peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Prodamat Mahasiswa Program Magister Manajemen UAD Muhammad Edi Sofiansyah Selasa (6/5).
Edi bersama tiga rekannya Sona Muhardi, Karin Maria Wibisana, dan Mekar Ayu Cahyaningtyas menjalankan prodamat di wilayah RT 70 RW 18 Perumahan Sorosutan Indah, Sorosutan, Umbulharjo, Jogja. Mereka di bawah bimbingan dan arahan dua dosen pembimbing Ema Nurmaya dan Salamatun Asakdiyah. Prodamat yang dilaksanaan pada Kamis (1/5) diikuti sebanyak 40 peserta.
Dalam acara itu, Salamatun menyampaikan materi seputar digitalisasi, SDM dan sinergi menuju daya saing yang unggul. Menurut dia kemajuan teknologi dapat mempermudah segala macam kegiatan. Dari proses mengajar sampai dengan bertransaksi.
“Setap individu dapat dengan mudah memanfaatkan asal ada keinginan untuk beradaptasi,” katanya.
Sedangkan Edi sebagai ketua kelompok 5 lebih mengupas penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan prodamat yang diinisiasi mahasiswa S-2 UAD itu mendapatkan apresiasi Ketua RT 70 Sorosutan Purwanto Budi Santosa.
Pria yang akrab disapa Ipung ini ingin para pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) di wilayahnya yang menjadi peserta prodamat itu dapat memahami dampak digitalisasi. “Sekaligus memanfaatkan teknologi untuk menghadapi daya saing di dunia usaha,” ucap pensiunan ASN Biro Hukum Setda DIY ini. (kus)
Editor : Sevtia Eka Novarita