RADAR JOGJA - Rektor Unisa Yogyakarta Warsiti mengatakan, bahwa pihaknya baru saja menerima audiensi sekaligus evaluasi lapangan jelang pembukaan prodi tersebut. "Saat ini, Unisa memiliki 12 program studi kesehatan dan kami sedang berproses membuka program kedokteran," katanya Minggu (2/6/2024).
Dikatakan, bahwa rencana pembukaan prodi kedokteran tersebut juga menjadi momentum implementasi visi dari Unisa yang telah lama dicanangkan. "Ini upaya mendukung visi Unisa sebagai kampus berwawasan kesehatan," paparnya.
"Kami juga komitmen dalam mendukung tujuan pembangunan kesehatan nasional," sambungnya.
Warsiti meyakini, bahwa universitas memiliki peranan sentral dalam sektor pembangunan kesehatan. Serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, dan sebagai investasi pembangunan SDM yang produktif secara sosial dan ekonomis.
"Tujuan ini bukan semata-mata tugas pemerintah, tapi tugas bersama seluruh komponen bangsa, termasuk ‘Aisyiyah," ujar Warsiti.
Sementara itu, Ketua Badan Pembina Harian (BPH) Unisa sekaligus Ketua Pimpinan Pusat (PP) ‘Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini juga mendukung penuh terkait rencana pembukaan prodi tersebut.
"PP ‘Aisyiyah mendukung penuh setiap amal usaha, salah satunya Unisa dalam pengabdiannya pada masyarakat. Semoga ini memberi hasil dari ikhtiar yang selama ini kami lakukan," sebutnya. (iza/eno)