RADAR JOGJA – Kasi Humas Polresta Jogja AKP Timbul Sasana Raharjo menjelaskan kronologi penangkapan pelaku tabrak lari di jalan Urip Sumoharjo. Diketahui pelaku atas nama inisial JFF, 21, warga Minggir Sleman. Ditangkap di kediamannya pada Selasa malam (24/1), sekitar 23.30 WIB.

Kronologi penangkapan berawal dari pelacakan rekaman CCTV sekitar lokasi kejadian. Selain itu juga melalui CCTV simpang empat Galeria Mal dan simpang empat Gramedia. Hasilnya diketahui kendaraan jenis BMW E36 silver menuju selatan setibanya di simpang empat Gramedia.

“Dalam rekaman CCTV kendaraan tersebut sekilas kaca depan pecah. Kemudian dari beberapa video yang kita dapatkan, kita analisa dan ternyata mengarah ke BMW warna Silver, namun untuk nopol belum diketahui,” jelasnya, Rabu (24/1).

Berawal dari bukti ini, Polisi lalu menggali informasi lainnya. Termasuk berkomunikasi dengan komunitas kendaraan sejenis. Didapati ada seseorang yang sedang mencari kaca depan BMW E36.

Berdasarkan bukti awal, diketahui bahwa kerusakan kaca identik dengan pelaku tabrak lari di jalan Urip Sumoharjo. Tak hanya itu, warna kendaraan dan juga velg sama dengan rekaman CCTV. Hanya saja pengakuan awal karena terlibat kecelakaan di Jalan Godean.

“Identik semua, tapi pengakuan awal rusak karena terlibat laka lantas menabrak barikade di jalan Godean. Tapi ini bukti jelas dan tetap kami datangi,” katanya.

Berawal dari bukti ini, Polresta Jogja bersama Ditlantas Polda DIJ menuju kediaman pelaku. Timbul menuturkan saat itu tim gabungan langsung bertemu dengan pelaku. Tak berselang lama langsung mengaku sebagai pelaku tabrak lari di jalan Urip Sumoharjo.

Dari pengakuan tersangka, BMW E36 langsung dibawa ke sebuah bengkel di Kulonprogo. Tujuannya untuk memperbaiki kerusakan akibat tabrakan. Baik untuk kaca maupun kap mobil yang rusak.

“Orang tersebut mengakui terlibat laka lantas dengan pejalan kaki di jalan Urip Sumoharjo. Selanjutnya untuk kendaraan sudah di masukkan ke bengkel dan langsung kita ambil di bengkel di wilayah Kalibawang Kulonprogo,” ujarnya.

Tabrak lari di Jalan Urip Sumoharjo, Gondokusuman, Selasa pagi (24/1) ini menyebabkan korban atas nama Parsinah, 77, meninggal dunia. Kecelakaan berlangsung 04.30 WIB di depan Shalimaar Style Textile Gondokusuman.

Akibat kecelakaan ini korban meninggal dunia di lokasi kecelakaan dengan sejumlah luka. Berupa luka pendarahan hidung, cidera kepala berat, close fraktur tangan kanan, close fraktur kaki kiri. Juga open fraktur kaki kanan belakang, kaki lecet-lecet, tangan lecet-lecet dan bahu lecet-lecet.

“Alasannya mengantuk. Kami ancam dengan Pasal 312 Jo 310(4) Jo 310 (3) UU Nomor 22 tahun 2009,” katanya. (Dwi)

Breaking News