RADAR JOGJA – Sekprov Pemprov DIJ Kadarmanta Baskara Aji menyayangkan aksi tak senonoh seorang perempuan muda di kompleks Yogyakarta Internasional Airport (YIA). Berupa tindakan memamerkan bagian sensitif di komplek lokasi bandara. Aksi ini direkam dalam sebuah video berdurasi lebih dari 1 menit dan tersebar ke media sosial.

Aji meminta pihak kepolisian segera mencari sosok perempuan tersebut. Untuk kemudian diketahui motif dari tindakan tak senonoh. Selanjutnya dijerat dengan pasal pidana sesuai dengan pelanggaran yang dilakukan.

“Ya saya kira lebih baik dicari supaya kalau memang itu orang yang punya kelainan ya harus diobati tapi kalau sengaja buat onar ya ditindak,” tegasnya ditemui di Kompleks Kepatihan Pemprov DIJ, Jumat (3/12).

Mantan Kadisdikpora DIJ ini menilai tindakan sang perempuan jelas melanggar norma kesusilaan. Terlebih aksinya berlangsung di ruang pelayanan publik yaitu bandara. Disatu sisi, aksi tersebut, lanjutnya juga melanggar UU Anti Pornografi dan Pornoaksi.

“Itu kan termasuk perbuatan yang tidak diperbolehkan baik secara norma maupun hukum. Sehingga kalau ada yang melakukan seperti itu ya sebaiknya ditindak saja sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Kapolres Kulonprogo AKBP Muharomah Fajarini menuturkan pihaknya masih  melakukan penyelidikan. Tindakan pertama untuk mengungkap identitas perempuan dalam video. Acuan pertama adalah tanda air yang tersemat dalam video tersebut.

Muharomah menyampaikan beberapa temuan sementara. Dari hasil pengecekan video itu diambil di lantai dua parkiran YIA sisi barat. Video diambil sekitar Oktober 2020. Ini karena pasca waktu itu telah terpasang rambu larangan berhenti di gedung.

“Video dilakukan di wilayah area bandara. Di parkiran lantai dua. Dari keterangan pengelola bandara rambu itu dipasang bulan Oktober 2020. Kemungkinan pelaku membuat video sebelum Oktober,” ujarnya. (Dwi)

Breaking News