RADAR JOGJA – Stasiun Klimatologi (Staklim) Badan Metereologi dan Geofisika (BMKG) Jogjakarta menerbitkan peringatan dini hujan ekstrem. Berlaku mulai 15.30 WIB hingga 18.30 WIB, Senin (22/11). Hujan terjadi dengan intensitas sedang hingga lebat.

Dalam peringatan dini ini juga tercantum potensi kilat atau petir. Tepatnya di Kapanewon Sedayu Kabupaten Bantul, Kemantren Tegalrejo, Gondokusuman, Danurejan di Kota Jogja. Kapanewon Pengasih, Girimulyo, Nanggulan, Samigaluh dan Kalibawang di Kabupaten Kulonprogo dan sebagian besar Kapanewon di Kabupaten Sleman.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18:30 WIB,” jelas Kepala Staklim BMKG Jogjakarta Reni Kraningtyas dalam keterangan tertulisnya, Senin (20/11).

Hujan, lanjutnya, berpotensi meluas ke Kapanewon dan Kemantren lainnya di masing-masing kabupaten dan kota di Jogjakarta. Intensitas masih pada kisaran hujat sedang hingga lebat. Disertai pula angin kencang dan petir atau kilat.

Reni mengimbau agar masyarakat tetap waspada. Apabila berteduh, terlebih dahulu memperhatikan lokasi tempat bernaung. Agar tidak dibawah baliho atau pohon yang rentan roboh.

“Perhatikan pula irigasi di lingkungan rumah untuk antisipasi munculnya genangan. Kami juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait atas kondisi cuaca ini,” katanya. (Dwi)

Breaking News