RADAR JOGJA – Sekelompok oknum suporter Persebaya merusak bus tim Arema FC. Kejadian ini berlangsung di halaman parkir Hotel New Saphir Kota Jogja, Rabu malam (20/10). Alhasil bus berwarna biru tersebut mengalami kerusakan pada kaca depan dan kaca pintu supir.

Kapolsek Gondokusuman AKP Surahman menjelaskan detil kronologi. Berawal saat rombongan oknum suporter Persebaya melintas dengan berjalan kaki di Jalan Laksda Adisucipto dari arah timur. Melihat ada bus tim Arema FC terparkir di halaman hotel, para oknum suporter langsung melakukan perusakan.

“Benar ada kejadian perusakan bus tim Arema oleh oknum suporter Persebaya, Extreme. Kejadiannya tadi malam sekitar 22.45 WIB,” jelasnya ditemui di Mapolsek Gondokusuman, Kamis (21/10).

Surahaman menuturkan ada sekitar 10 suporter yang melakukan perusakan. Salah satunya berhasil diamankan oleh pihak keamanan hotel dan warga. Sosok ini anak berusia 15 tahun dengan inisial nama YS.

Dari hasil pemeriksaan sementara, YS mengaku hanya mengenal 5 pelaku. Seluruhnya datang bersamaan dari Jawa Timur ke Jogjakarta. Kelimanya, menurut Surahman, juga berencana jalan-jalan ke kawasan Malioboro.

“Ada sekitar 10 orang termasuk YS yang terlibat dalam aksi perusakan ini. Lima di antaranya berhasil teridentifikasi lewat keterangan YS. Saling kenal,” katanya.

Pasca diamankan, YS langsung diserahkan ke Polsek Gondokusuman. Dari pemeriksaan juga terungkap YS dalam kondisi terpengaruh minuman beralkohol. Terbukti dengan pengakuan dan adanya aroma alkohol dari mulut YS

“Saat melakukan perusakan ini masih dalam pengaruh alkohol. Nah untuk minumnya di mana belum tahu,” ujarnya.

Dari olah tempat kejadian perkara, polisi berhasil menemukan sejumlah bukti. Mulai dari pecahan kaca, batako, batu dan tongkat besi. Sementara dari tangan YS diamankan Hoodie warga hitam dan bendera Persebaya Xtreme.

Surahman menegaskan proses hukum tetap berlanjut. Hanya saja YS tidak ditahan di Mapolsek Gondokusuman dengan pertimbangan anak dibawah umur. Tapi warga Sidoarjo Jawa Timur ini dititipkan di fasilitas milik Dinas Sosial DIJ.

“Dijerat dengan Pasal 170 dan Pasal 406 KUHP dengan ancaman pidana di atas lima tahun penjara. Kami sudah menghubungi orangtuanya di Sidoarjo,” katanya.

Kedua tim akan melaksanakan tanding di Jogjakarta. Hanya saja dalam pertandingan yang berbeda. Persebaya akan bertanding dengan Persela di Maguwoharjo Internasional Stadium, Kamis malam (21/10). Sementara AREMA FC melawan Persiraja Banda Aceh, Sabtu sore (23/10). (Dwi)

Breaking News