RADAR JOGJA – Niat hati main air di DAM Kriyan Sungai Opak, Sumberagung, Jetis Bantul, Roni Dwi Santoso malah hanyut. Awalnya bocah usia 10 tahun tersebut mencari ikan bersama teman-temannya. Setelahnya mandi lalu hanyut dan tenggelam di aliran sungai tersebut, Senin siang (11/10).

Kepala Kantor Basarnas Jogjakarta Lalu Wahyu Efendi menuturkan pasca menerima laporan timnya langsung bergerak. Untuk kemudian bergabung dengan tim SAR Gabungan. Pencarian menyasar titik hanyut ke arah selatan.

“Menurut kronologi yang kami terima korban bersama kedua temannya sedang mencari ikan di DAM, kemudian mandi terus loncat ke tempat yang lebih dalam. Saat itu korban tenggelam dan tidak muncul kembali ke permukaan,” jelasnya, Senin malam (11/10).

Tim, lanjutnya, terus mencari bocah warga Dusun Gabugan, Trimulyo Jetis Bantul tersebut. Guna memudahkan pencarian, tim dilengkapi dengan peralatan water rescue. Pencarian dilakukan di air maupun dari pimggir sungai.

Hingga 17.30 WIB tim Sar Gabungan belum menemukan keberadaan Roni. Sebuah posko pencarian juga didirikan tak jauh dari lokasi hanyut. Tujuannya untuk memudahkan koordinasi pencarian korban.

“Tim sudah dibagi dan melaksanakan pencarian disekitar lokasi kejadian. Namun sampai pukul 17.30 WIB korban belum ditemukan,” katanya. (dwi)

Breaking News